Sementara itu untuk tiga korban yang ditemukan meninggal dunia itu berjenis kelamin wanita. Sedangkan satu orang korban yang patah tulang berjenis kelamin pria.
“Keempat korban ini kita temukan tadi pagi. Sudah dilakukan evakuasi, untuk yang tertimbun masih berlanjut pencarian, kita minta doanya agar segera ditemukan,” kata Budi.
Selain itu untuk identitas para korban belum dapat diketahui pasti, karena masih proses evakuasi dan pendataan. “Untuk identitasnya, masih dilakukan pendataan, nanti akan diupdate,” pungkas Budi.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat sepanjang hari Rabu (29/9) kemarin dari pagi hari.
Diperkirakan akibat curah hujan tinggi membuat terjadinya bencana longsor di daerah tersebut, hingga mengakibatkan satu keluarga tertimbun.






