PeristiwaSumatera Barat

Update Bencana Sumbar: 234 Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp1,9 Triliun

395
×

Update Bencana Sumbar: 234 Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp1,9 Triliun

Sebarkan artikel ini
ditemukan-retakan-di-bukit-cendawan,-warga-batu-busuk-padang-diminta-mengungsi
Ditemukan Retakan di Bukit Cendawan, Warga Batu Busuk Padang Diminta Mengungsi

Padang – Duka mendalam menyelimuti Sumatera Barat. Banjir bandang dan longsor dahsyat telah menghancurkan ribuan rumah, melumpuhkan ekonomi warga, dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah.

Data terbaru dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengungkap dampak mengerikan dari bencana yang melanda 16 kabupaten/kota dan 50 kecamatan di Sumbar.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, mengungkapkan total korban meninggal dunia mencapai 234 jiwa.

Dari jumlah tersebut, 204 korban telah teridentifikasi, sementara 30 lainnya masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 95 warga dilaporkan hilang, dan 112 lainnya mengalami luka-luka.

Bencana ini memaksa 20.474 warga mengungsi, sementara total warga terdampak mencapai 251.382 jiwa.

“Skala bencana ini sangat besar dan butuh penanganan cepat,” tegas Arry, Senin (8/12/2025).

Kerugian materi akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp1,9 triliun lebih.

Kerusakan rumah meliputi 5.290 unit rusak ringan, 983 unit rusak sedang, 1.628 unit rusak berat, 38.670 unit terendam banjir, serta 691 unit hilang atau hanyut.

Bukan hanya rumah, fasilitas umum pun tak luput dari amukan bencana. Tercatat, 153 rumah ibadah rusak, 66 fasilitas kesehatan terdampak, 28 kantor rusak, dan 170 sekolah terdampak.

Sektor pertanian pun terpukul keras. Sawah seluas 6.749 hektare rusak, lahan pertanian seluas 6.713 hektare rusak, kebun seluas 1.031 hektare rusak, dan kolam budidaya seluas 10.486 hektare terdampak.

Kerusakan infrastruktur juga sangat signifikan. Layanan air bersih terganggu di 73 titik, telekomunikasi terdampak di 147 titik, jalan rusak di 172 titik, dan jembatan rusak di 46 titik.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya memperbarui data dampak bencana dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan dan pemulihan di seluruh wilayah terdampak.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.