Wagub dan Menristekdikti Sambut Api Asian Games di BIM

"Api Obor Asian Games 2018 Tiba di Bandara Minangkabau"

Wakil Gubenur Sumbar, Nasrul Abit Saat Menerima Api Obor Asian Games 2018 di Bandara Internasional Minangkabau, Pada Kamis (2/8/2018) pukul 12.10 WIB.

 

PADANG PARIAMAN, KABARSUMBAR -Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Menristekdikti Mohamad Nasir menyambut kedatangan api obor Asian Games 2018 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) pada Kamis (2/8) pukul 12.10 WIB.

Setibanya di BIM, api obor selanjutnya akan dibawa ke Kota Bukittinggi untuk diarak (torch relay) oleh sejumlah tokoh nasional dan atlet. Selama perjalanan menuju Bukittinggi melalui Padang Pariaman dan Padang Panjang, api obor dikawal oleh sedikitnya 300 personel kepolisian dari Polres Padang Pariaman.


Dalam kirab api obor atau torch relay di Bukittinggi hari ini, sejumlah tokoh dijadwalkan hadir. Selain dua tokoh yang disebut di atas, ada juga aktris Nadine Chandrawinata yang didaulat membawa obor. M Nasir sendiri hadir menggantikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang berhalangan hadir sesuai agenda semula.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit menjelaskan, arak-arakan api obor kali ini terbilang unik karena kirab akan masuk ke dalam Lobang Jepang yang menjadi ikon wisata Bukittinggi.

“Api akan diarak unjungan ke lobang jepang dan panorama, termasuk ke rumah bung hatta. Malam nanti, akan ada kegiatan makan bersama silaturahim pembawa api obor di Istana Bung Hatta,” jelas Nasrul, Kamis (2/8).

Kota Bukittinggi sendiri merupakan satu-satunya kota di Sumbar yang dilalui api obor Asian Games 2018. Terdapat 21 titik di dalam kota yang akan dihampiri api obor dengan rute sepanjang 10 km.

Sementara itu, Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, mengimbau warga Bukittinggi untuk memahami kondisi di lapangan dan bersabar dengan potensi kemacetan yang mungkin terjadi. Api obor dijadwalkan tiba di Bukittinggi pukul 13.00 WIB.

“Selama kirab, kami minta pengertian dan kesabaran dari warga, karena akses jalan raya yang akan dilewati api obor, akan ditutup sementara. Jalan ditutup sekitar tiga jam. Namun hal ini dilaksanakan secara fleksibel, jika telah dilewati, kita lihat kemungkinannyan,” ujar Arly, Rabu (1/8) sore.

(Putri Caprita) 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...