Wagub : Koperasi Harus Adaptasi Dengan Perkembangan Teknologi Digital

Wakil Gubenur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit aat memberikan kata sambutan pada Seminar Perkoperasian dalam Rangka Peringatan Hari Koperasi ke 71 tahun 2018 dengan tema Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, di Hotel Bumi Minang, Selasa (24/07/2018).  Foto : Putri Caprita
Wakil Gubenur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit aat memberikan kata sambutan pada Seminar Perkoperasian dalam Rangka Peringatan Hari Koperasi ke 71 tahun 2018 dengan tema Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, di Hotel Bumi Minang, Selasa (24/07/2018). Foto : Putri Caprita

PADANG, KABARSUMBAR – Wakil Gubenur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyatakan untuk memenangkan persaingan pada era global, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

“Para pelaku usaha koperasi harus mampu beradaptasi dan menyambut tantangan saat ini dengan cara mereformasi koperasi,” kata Nasrul saat memberikan kata sambutan pada Seminar Perkoperasian dalam Rangka Peringatan Hari Koperasi ke 71 tahun 2018 dengan tema Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, di Hotel Bumi Minang, Selasa (24/07/2018).

Pihaknya mengatakan, gerakan koperasi harus fokus dan cepat merespon perkembangan teknologi yang ada, mengingat dunia sudah semakin terbuka karena adanya teknologi yang memungkinkan pelaku usaha bergerak dilintas wilayah dengan cepat.

“Langkah-Iangkah dan upaya percepatan adaptasi harus segera dilakukan agar koperasi sebagai badan usaha tidak tertinggal dan mampu bersaing dengan badan usaha lainnya,” kata Wagub.

Persaingan ini kata Nasrul, bukanlah hal yang harus ditakuti selama koperasi mampu mempersiapkan diri dengan baik dengan tiga syarat yakni kecepatan, bekerja fokus dan efisien dan beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada.

Untuk itu Wagub terus menekankan kengembangkan koperasi, tingkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota, serta ikuti setiap perkembangan informasi yang terbaru dengan memanfaatkan peluang-peluang usaha (business oportunity), sesuai dengan jati diri koperasi masing-masing.

“Saya mengharapkan dengan penguatan koperasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi national. Tidak hanya itu, semua pembina, penggerak dan insan koperasi harus benar-benar melaksanakannya dalam bentuk langkah-Iangkah konkrit dan nyata,” kata dia.

Nasrul mengajak seluruh pecinta koperasi, pemangku kepentingan atau stakeholder pembangunan koperasi di Sumbar untuk dapat melakukan introspeksi yang jujur mengenai sejauh mana nilai-nilai koperasi yang diamalkan oleh masing-masing pihak.

“Perlu dilakukan review yang mendasar terhadap program-program perkoperasian yang dilaksanakan, berikan prioritas kepada peningkatan kualitas dan daya saing agar koperasi dapat berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan koperasi harus memiliki paradigma baru dengan membangun jaringan usaha dan meningkatkan usaha dengan melakukan kemitraan melalui usaha-usaha terkait dengan komoditi-komoditi lokal yang potensial.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM Sumbar Zirma Yusri mengatakan tujuan dari diadakan seminar tersebut untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian berbagai pihak dalam pengembangan perkoperasian.

Selanjutnya kata dia, bertujuan mendorong Pemerintah (OPD) mulai dari Tingkat Nagari/Kecamatan atau Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk mengembangan koperasi di Sumatera Barat. Serta melihat pradigma koperasi Indonesia dalam menjawab aplikasi dan pemasaran global.

Ia menyebutkan seminar perkoperasian dalam rangka peringatan Hari Koperasi ke 71 tahun 2018 di Hotel Bumi Minang Selasa, (24/07/2018) dihadiri sebanyak 160 orang yang terdiri dari Unsur Pemerhati koperasi/stake holder, dan Dinas/OPD teknis terkait Provinsi.

[Putri Caprita]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...