Kota PariamanPendidikan

Walikota Pariaman Membuka Festival Lomba Seni Siswa Tingkat Daerah

32
×

Walikota Pariaman Membuka Festival Lomba Seni Siswa Tingkat Daerah

Sebarkan artikel ini
fls3n-2026-kota-pariaman-dibuka,-yota-balad-dorong-siswa-kembangkan-talenta-seni-dan-sastra
FLS3N 2026 Kota Pariaman Dibuka, Yota Balad Dorong Siswa Kembangkan Talenta Seni dan Sastra

Pariaman – Walikota Pariaman, Yota Balad, resmi membuka gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP se-Kota Pariaman di Aula Balaikota, Senin (18/5). Ajang ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat, imajinasi, dan karakter seni secara positif.

Yota Balad menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam mendukung manajemen talenta nasional di bidang seni dan sastra. Pihaknya berupaya menyediakan wadah apresiasi agar potensi luar biasa yang dimiliki para siswa dapat terus berkembang.

“Dalam kompetisi ini, menang atau kalah adalah hal biasa. Namun, proses berkarya dan semangat sportivitas merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Yota Balad.

Ia berpesan agar seluruh peserta menampilkan kreativitas terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Walikota berharap FLS3N 2026 menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Ia menargetkan para pemenang nantinya mampu mewakili Kota Pariaman ke jenjang lebih tinggi guna mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan ajang ini berlangsung selama dua hari, mulai 18 hingga 19 Mei 2026.

Perlombaan dipusatkan di dua lokasi, yakni Aula Balaikota Pariaman dan SMP Negeri 4 Pariaman.

“Terdapat tujuh cabang lomba untuk jenjang SD dan delapan cabang lomba untuk jenjang SMP. Total peserta mencapai 83 siswa untuk tingkat SD dan 76 siswa untuk tingkat SMP,” ungkap Hertati.

Cabang lomba untuk tingkat SD meliputi gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari.

Sementara untuk jenjang SMP, bidang yang dipertandingkan mencakup ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel musik, serta tari kreasi.

Demi menjaga objektivitas, Pemerintah Kota Pariaman melibatkan 23 dewan juri yang terdiri dari pekerja seni, akademisi, dan pengajar dari Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, serta Kota Padang.

Setiap cabang lomba dinilai oleh tiga juri profesional sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.