Nasional

Wamenaker Fasilitasi Dialog Karyawan-Manajemen Multistrada di Tengah Tekanan Ekonomi Global

18
×

Wamenaker Fasilitasi Dialog Karyawan-Manajemen Multistrada di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Sebarkan artikel ini

Langkah ini diambil untuk memastikan penyelesaian perselisihan hubungan industrial berjalan damai, sesuai koridor hukum, dan mampu menjaga stabilitas di tengah gempuran tantangan ekonomi global yang kian menghantam sektor manufaktur.

Bekasi – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor secara proaktif memediasi pertemuan antara jajaran manajemen PT Multistrada Arah Sarana Tbk dan perwakilan serikat pekerjanya.

Langkah ini diambil untuk memastikan penyelesaian perselisihan hubungan industrial berjalan damai, sesuai koridor hukum, dan mampu menjaga stabilitas di tengah gempuran tantangan ekonomi global yang kian menghantam sektor manufaktur.

Dalam pertemuan yang digelar di Cikarang Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (12/5/2026), Wamenaker Afriansyah Noor menekankan pentingnya dialog bipartit sebagai instrumen utama.

“Seluruh pihak perlu mengutamakan penyelesaian melalui dialog bipartit dengan tetap menjaga kondusivitas hubungan industrial di tengah tantangan ekonomi global yang memengaruhi sektor industri manufaktur,” tegasnya. Ia mengapresiasi sikap terbuka kedua belah pihak yang tetap membuka jalur komunikasi, sebuah fondasi krusial untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus melindungi hak-hak fundamental para pekerja.

Afriansyah Noor menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai regulasi yang berlaku, dengan mengedepankan dialog yang sehat dan konstruktif.

“Pemerintah mendorong agar seluruh proses dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan mengedepankan dialog yang sehat. Semua pihak perlu menahan diri serta mengutamakan penyelesaian hubungan industrial melalui mekanisme resmi,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan telah menugaskan mediator hubungan industrial untuk mendampingi komunikasi intensif antara manajemen dan serikat pekerja.

Pendampingan ini mencakup pembahasan mendalam terhadap berbagai usulan penyesuaian ketenagakerjaan yang muncul selama proses dialog.

“Saya berharap proses dialog dapat segera menghasilkan titik temu sehingga aktivitas operasional perusahaan kembali berjalan normal dan hubungan industrial tetap terjaga secara harmonis,” imbuh Wamenaker, menyuarakan optimisme akan tercapainya solusi yang menguntungkan semua pihak.

PT Multistrada Arah Sarana Tbk, yang merupakan bagian dari Michelin Group, saat ini tengah menghadapi tekanan signifikan akibat merosotnya permintaan pasar ekspor global.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas produksi perusahaan, yang telah mendorong dilakukannya sejumlah penyesuaian operasional dalam beberapa tahun terakhir.

Proyeksi perlambatan permintaan pasar global diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun 2026, mempertegas urgensi penyesuaian tersebut.

Sebelumnya, perusahaan telah mengumumkan rencana penyesuaian ketenagakerjaan sebagai respons terhadap situasi ekonomi yang dihadapi.

Namun, melalui serangkaian perundingan yang difasilitasi, proses penyelesaian terus diupayakan dengan mengedepankan prinsip dialog dan musyawarah mufakat antara manajemen dan serikat pekerja.

Pemerintah berharap, fasilitasi dialog ini akan melahirkan solusi terbaik, tidak hanya bagi kesejahteraan pekerja, tetapi juga bagi keberlangsungan bisnis perusahaan, serta memelihara iklim hubungan industrial yang kondusif di sektor manufaktur Indonesia.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.