Wartawan Senior Tanah Datar, Serahkan Karya Buku Tentang Adat Kepada Bupati Irdinansyah

Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo Lahirkan 21 Karya Tulis Sejak 1978

Fhoto : Wartawan senior pengacara yang juga pemerhati adat Minangkabau, Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo, menyerahkan hasil karyanya tentang adat Minangkabau kepada Bupati Irdinansyah Tarmizi. Wartawan gaek itu sudah melahirkan 21 Karya Tulis Sejak 1978. (Dvd/ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR.COM – Siapa yang tidak kenal dengan sosok Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo atau yang akrab disapa Dt. Canang, seorang wartawan gaek atau senior yang sudah berdedikasi didunia jurnalis sejak era tahun 70 an.

Pria kelahiran Ampalu Gurun 68 tahun silam itu dikenal sebagai pemerhati adat yang cukup vokal dalam memperjuangkan dan menegakan hukum adat, sejak tahun 1978 Dt. Canang sudah melahirkan 21 karya tulis yang cukup dikenal dikalangan para pengulu atau datuk datuk, khususnya di Tanah Datar.

Menjadi sosok motivator dikalangan wartawan muda ini terkenal dengan gaya bahasa yang blak blakan namun memiliki makna dalam setiap karya tulis yang ia lahirkan.

“Sejak Januari 2017 lalu, saya sudah berniat memberikan karya tulis saya kepada bupati Irdinansyah, karena pada dasarnya lahirnya buku ini sesuai dengan  Visi Kabupaten Tanah Datar 2016 – 2021, salah satunya mewujudkan Tanah Datar menjadi daerah yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK),” ungkap Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo kepada KABARSUMBAR.COM, Kamis (13/09) di Batusangkar.

Ia menilai, pemahaman dan pengamalan adat sangat diperlukan dan dibutuhkan berbagai macam rujukan atau refensi tentang itu, untuk itu ia bersedia berpartisipasi dalam bentuk karya tulis dan menyerahkan langsung ke Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

Sebut Dt. Canang, sebanyak 9 buah buku yang mengupas adat di Minangkabau telah ia lahirkan, dan berharap bisa djadikan  sebagai salah satu bahan penambah wawasan yang berkaitan dengan visi dan misi pasangan Irdinansyah – Zuldafri ini.

“Saya juga menilai dan melihat, bapak bupati dalam Visi dan Misinya serta di berbagai kegiatan menyampaikan perhatian beliau terhadap adat, sehingga diharapkan beberapa buah judul buku yang saya serahkan bisa menambah rujukan dan bahan bagi beliau,” kata Dt. Canang yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Sementara itu, Irdinansyah Tarmizi saat menerima 9 judul buku penulis Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo, Rabu (12/9) di ruang kerjanya di Pagaruyung menyampaikan, penghargaan kepada wartawan senior atas sumbangsih, ide dan saran yang tertuang dalam karya tulis tersebut.

“Insya Allah bisa menambah referensi bagi saya dalam memahami tentang adat istiadat di Minangkabau,” sebut bupati.

Irdinansyah berharap, kehadiran buku ini tidak hanya mampu menjadi referensi bagi pemerintah, namun juga kepada generasi muda maupun para ninik mamak di Minangkabau, khususnya di Tanah Datar ini.

“Dari sekitar 13 buku yang telah dilahirkan pak Datuk ini, yang berbeda kupasan tentu bisa menambah referensi bagi ninik mamak maupun generasi muda kita dalam memahami Minangkabau, sehingga adat istiadat kita tetap lestari dan terjaga,” harap Bupati.

Buku yang telah dilahirkan Sutan Syahril Amga Dt. Rajo Indo diantaranya, Seluk Beluk Hukum Minangkabau, Pariangan Embrionya Minangkabau Terindah di Dunia, Falsafah Pakaian Panghulu jo Pidato Alua Adat Minangkabau, Apa Itu Adat Dan Apa Isi Adat Itu, Pegangan Bagi Pemangku Adat, 10 Asal Usul Minangkabau, Sumbang 12 Jo Alua Jangko Dalam Hiduik, Tonggak Sejarah Adat Alam Minangkabau Jo Undang Undang Nan 20, Tanah Ulayat Untuk Investasi, Kunci Peradilan Adat Nagari, dan buku Pemahaman Adat Dulu Kini Dan Yang Akan Datang serta Pidato Adat Minangkabau. (Ddy)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...