Wawako Ajak Generasi Muda Kota Solok Maksimalkan Bonus Demografi

  • Bagikan

Solok Kota – Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Ramadhani Kirana Putra,menjadi narasumber pada kegiatan Young Summit And Leadership Training Kota Solok Tahun 2021, di Minang Village Padang Panjang, Rabu 31 Maret 2021.

Wawako mengajak seluruh generasi muda di Kota Solok untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia.

Kegiatan yang digagas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Solok tersebut, turut dihadiri Ketua DPD KNPI Kota Solok Rio Putra, dengan Ketua Panitia Pelaksana Wahyu Akbar dan para pemuda perwakilan dari setiap kelurahan se-Kota Solok.

Ramadhani menyampaikan Bonus Demografi sering dikaitkan dengan kesempatan yang hanya akan terjadi satu kali saja bagi semua penduduk negara yakni the window of opportunity.

Pada momentum tersebut jumlah angkatan kerja sangat besar, tetapi mereka menanggung beban kelompok usia anak dan lansia sangat rendah. Jumlah penduduk usia produktif (berusia 15 sampai 64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Perbandingan antara jumlah penduduk produktif dengan penduduk non-produktif berada pada kondisi ideal untuk meningkatkan produktivitas sehingga kesejahteraan penduduk juga akan meningkat.

Periode ini harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin dengan meningkatkan kualitas SDM yang sehingga kita bisa mendapatkan Bonus Demografi tersebut.

“Keberhasilan pembangunan pemuda menjadi salah satu kunci sukses dalam memanfaatkan Bonus Demografi ini,” sebut wawako.

Pembangunan pemuda bisa menentukan keberlanjutan pembangunan ekonomi bangsa. Caranya adalah, dengan membangkitkan semangat kewirausahaan pemuda dan melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa membuka lapangan kerja.

“Generasi muda harus menguasai teknologi di era digital, serta dapat menangkap peluang usaha dengan pemanfaatan teknologi,” Ujar Ramadhani.

Untuk dapat meminimalisir pengangguran, generasi milenial harus mampu terus mengasah mental dan cara berpikir. Hal ini tentu saja bertujuan untuk dapat mengetahui potensi dalam diri setiap individu.

“Masa depan besar Bangsa Indonesia ada di tangan para milenial yang sebahagian kecil berada di ruangan ini. Perbaiki masa kini mu, demi masa depan yang lebih cemerlang. Bantu negara ini, bantu bangsa ini agar dapat kembali meraih kegemilangan. Berjaya di segala bidang,” tutup Ramadhani.

 

  • Bagikan