EkonomiSumatera Barat

Mulai 17 Agustus Naik Trans Padang Bayar Dengan Nontunai

2356
×

Mulai 17 Agustus Naik Trans Padang Bayar Dengan Nontunai

Sebarkan artikel ini
Bus Trans Padang. Foto : Internet
Bus Trans Padang. Foto : Internet

PADANG, KABAR SUMBAR – Mulai 17 Agustus 2019, Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat mulai memberlakukan pembayaran nontunai untuk angkutan Trans Padang sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta pengurangan biaya pencetakan karcis.

Sejak 2018 pembayaran nontunai sudah mulai dilakukan namun tetap memberlakukan pembayaran tunai dengan sistem karcis, kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri di Padang, Jumat (16/8).

Ia mengatakan kebijakan ini diambil untuk efisiensi pengeluaran dalam mencetak karcis yang anggarannya bisa mencapai Rp200 juta per tahun, dan juga mengantisipasi kebocoran ongkos penumpang.

“Penerapan nontunai juga salah satu upaya untuk mengurangi sampah yang berasal dari karcis-karcis penumpang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, mulai 17 Agustus pengguna angkutan massal itu harus membuat kartu Brizzi sebagai sarana pembayaran. Pembuatan kartu Brizzi dapat dilakukan disemua bank BRI, atau langsung di halte akan ada pramugara bus Trans Padang yang membantu.

Penumpang yang belum memiliki kartu nontunai tidak perlu khawatir, kata dia fasilitas pembayaran nontunai sudah tersedia di setiap unit bus terutama di koridor I (penghubung Pusat Kota-Lubuk Buaya).

Tidak hanya itu pihaknya juga akan menyediakan fasilitas pembayaran dengan gopay selain Brizzi yang sudah ada saat ini.

Dian menjelaskan kebijakan itu untuk mendukung pencapaian PAD, karena realisasi PAD dari Trans Padang tidak pernah mencapai target. Tercacat realisasi PAD bus Trans Padang pada 2018 hanya sekitar Rp8 miliar, dari target Rp10,45 miliar.

Begitu juga dengan tahun 2017, target PAD Rp8,8 miliar, sedangkan realisasi hanya Rp7,6 miliar.

Menurutnya, kebijakan pembayaran nontunai akan mempermudah dan memberi keuntungan pada penumpang, karena kartu tersebut tidak hanya berlaku untuk pembayaran trans Padang saja, tetapi bisa dipakai dimana saja.

“Harga untuk membuat kartu juga tidak mahal, hanya Rp30.000 dengan saldo Rp10.000. Tetapi bisa dipakai terus menerus, tinggal menambah saldo saja,” katanya lagi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.