EkonomiSumatera Barat

Sinergi Bank Nagari & Pemprov Sumbar: Perkuat Progul dengan Dukungan Diaspora

292
×

Sinergi Bank Nagari & Pemprov Sumbar: Perkuat Progul dengan Dukungan Diaspora

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

KABARSUMBAR – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Bank Nagari mengadakan roadshow. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan perantau Minang. Empat provinsi di Sumatera menjadi tujuan roadshow ini.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan tujuan kegiatan ini. Roadshow membidik dukungan lebih maksimal dari para perantau. Dukungan tersebut untuk pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Pemprov Sumbar 2025-2030. Selain itu, dukungan juga diharapkan untuk Bank Nagari.

Empat provinsi disambangi dalam waktu 15 hingga 20 April 2025. Provinsi tersebut adalah Jambi (16 April), Sumatera Selatan (17 April), Lampung (18 April), dan Bengkulu (19 April). Agenda ini mendapat sambutan hangat dari para perantau. Mereka menyampaikan harapan bagi kemajuan Sumbar. Kemajuan yang lebih besar diharapkan terjadi dalam lima tahun mendatang.

“Alhamdulillah, saat ini kita menjalankan agenda roadshow,” ujar Gubernur Mahyeldi. “Kita juga bersilaturahmi dengan para perantau di empat provinsi.” Momen ini dimanfaatkan untuk sosialisasi Progul Pemprov Sumbar 2025–2030. Selain itu, mereka memperkenalkan layanan dan strategi Bank Nagari ke depan. Hal ini disampaikan Gubernur saat dialog di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (16/04/2025).

Gubernur Mahyeldi menyebutkan peran perantau sangat strategis. Peran ini mendukung pembangunan Sumbar. Selama ini, peran itu terlihat dalam bentuk remitansi. Kiriman uang ke kampung halaman menjadi salah satu contohnya. Investasi dan pembangunan infrastruktur sosial juga termasuk. Upaya pelestarian adat budaya pun demikian. Mereka juga memberikan masukan atas gerak pembangunan. Pembangunan tersebut sedang berjalan.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), remitansi perantau Minang ke Sumbar tercatat. Tahun 2022 mencapai Rp13,4 triliun. Kemudian, angka ini meningkat menjadi Rp14,2 triliun pada 2023. Sumber data lain memperkirakan total remitansi. Remitansi termasuk dalam bentuk non-bank. Jumlahnya bisa mencapai Rp20–25 triliun setiap tahun.

“Perantau Minang adalah pahlawan ekonomi. Mereka juga duta budaya Ranah Minang bagi kita di Sumbar.” ujarnya

Dukungan perantau selama ini mencakup aspek finansial. Aspek sosial, pendidikan, dan pengembangan SDM juga termasuk. Pelestarian adat dan budaya juga mendapat dukungan. Bahkan, aspek politik dan kebijakan pun demikian.

Terkait Bank Nagari, Gubernur Mahyeldi menegaskan pentingnya dukungan perantau. Hal ini mengingat tingginya kebutuhan pembiayaan di Sumbar. Diketahui, Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan di Sumbar tinggi. Saat ini mencapai 127–129%. Angka ini jauh di atas rasio ideal 84–94%. Oleh karena itu, Bank Nagari perlu menghimpun dana dari luar Sumbar. Dana dari kalangan perantau sangat diharapkan.

“Total Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Nagari sekitar Rp17,25 triliun. Sementara kebutuhan pembiayaan kita jauh lebih besar.” jelas Gubernur

Selama ini, sebagian besar dukungan datang dari institusi di Jakarta. Akan tetapi, deposan korporasi cenderung meminta suku bunga tinggi. Akibatnya, harga pokok bank ikut tinggi. Bank Nagari menjadi agak kesulitan memberi kredit berbunga rendah. Kredit tersebut ditujukan kepada pelaku usaha.

Di sisi lain, kunjungan roadshow dan silaturahmi Pemprov Sumbar dan Bank Nagari mendapat sambutan hangat. Sekretaris Ikatan Keluarga Minang Jambi, Arman Syafaat, menyampaikan harapan. Harapan tersebut disampaikan saat dialog bersama Gubernur. Ia berharap Sumbar dapat lebih maju ke depan. Kemajuan diharapkan terjadi di bawah kepemimpinan Mahyeldi-Vasko Ruseimy.

“Selain itu, kami juga berharap Bank Nagari membuka cabang,” ujarnya. Cabang diharapkan ada di setiap provinsi. Provinsi dengan jumlah perantau Minang yang cukup banyak menjadi prioritas. “Ini penting sehingga kami bisa menempatkan dana secara langsung. Dana ditempatkan di bank kebanggaan urang awak ini. Keinginan ini adalah bentuk komitmen kami para perantau,” lanjutnya.

Komitmen ini bertujuan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.