Padang Panjang – Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, promosikan visi pembangunan kota hingga budaya Minangkabau dalam talkshow di salah satu radio Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Dalam kesempatan itu, Hendri Arnis bersama Ketua TP PKK, Maria Feronika, menjadi narasumber eksklusif.
Hendri Arnis menekankan pentingnya budaya Minangkabau sebagai fondasi pembangunan kota.
Menurutnya, budaya Minang bukan hanya seni dan tradisi, tapi juga etika sosial.
Nilai-nilai “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” diterapkan dalam kebijakan pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Hendri bertekad menyelesaikan proyek strategis yang tertunda, termasuk revitalisasi Pasar Pusat menjadi penggerak ekonomi daerah yang ramah pedagang kecil, serta pengembangan Islamic Centre sebagai pusat kajian Islam modern dan wisata religi.
Ketua TP-PKK Maria Feronika turut mempromosikan Sentra Kerajinan Kulit Minang Kayo, yang mempertahankan warisan kerajinan lokal, membuka lapangan kerja, dan memperkuat UMKM perempuan.
“Kami dorong ibu-ibu rumah tangga untuk berdaya,” kata Maria.
Pemko memberikan pelatihan digitalisasi, pengurusan NIB, akses pemasaran, hingga pendampingan kemasan halal dan NKV.
Hendri mengakui tantangan keterbatasan fiskal dan lahan.
Namun, Pemko mendorong efisiensi belanja, penggunaan lahan vertikal, dan peningkatan SDM.
Strategi pembangunan kota mencakup penataan ruang cerdas, pemanfaatan lahan tidur, dan pembangunan hunian vertikal bersubsidi.
Pemko juga mengatasi isu sosial dengan pelatihan vokasi, inkubasi wirausaha muda, serta kerja sama beasiswa dan CSR.
Hendri memaparkan program prioritas RPJMD, digitalisasi layanan publik, reformasi birokrasi, pembangunan Pusat Layanan Pendidikan, pengembangan Islamic Centre, dan peningkatan PAD.
“Kami ingin meninggalkan warisan kebijakan yang membumi dan berdampak langsung,” pungkasnya.






