Kota Padang

Rapat Paripurna Istimewa HJK ke-356, Padang Perkuat Identitas Budaya

594
×

Rapat Paripurna Istimewa HJK ke-356, Padang Perkuat Identitas Budaya

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Padang – Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, yang digelar DPRD Kota Padang pada Kamis (7/8), berlangsung meriah. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion. Dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, hingga Bupati/Wali Kota se-Sumbar, anggota DPR dan DPD RI, tokoh masyarakat, serta perwakilan negara sahabat.

Dalam sambutannya, Muharlion menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat yang berlandaskan nilai agama dan budaya. Ia mengatakan, Pemerintah Kota bersama DPRD sepakat untuk bahu-membahu mengatasi hambatan dan keterbatasan demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat. Tema HJK tahun ini, “Taste of Padang Experience: Tugas Kronologi Rasa yang Mengikat Pewarisan yang Menghidupkan,” disebutnya semakin memperkuat posisi Padang sebagai pusat gastronomi nasional sekaligus menguatkan identitas budaya Minang yang kaya dan berakar kuat.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian pembangunan kota dalam beberapa tahun terakhir. Ia memaparkan sejumlah capaian positif, seperti investasi yang mencapai tiga kali lipat dari target nasional, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 84,38, serta penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga nol. Ia menjelaskan, Kota Padang telah mencatat pertumbuhan ekonomi signifikan, bahkan saat ini menduduki peringkat pertama tata kelola pemerintahan se-Sumatra serta lima besar nasional. Ia juga menyoroti pengakuan nasional melalui penilaian Adipura dan gerakan Smart Surau, Padang Melayani, serta berbagai program unggulan lainnya.

Isu penting lainnya yang dibahas adalah banjir, pencemaran lingkungan, kemiskinan, hingga masalah sosial seperti narkoba dan tawuran remaja. Fadly menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjawab tantangan ini.

Selanjutnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah turut memberikan sambutan. Ia mengapresiasi peran strategis Kota Padang sebagai pusat pendidikan, budaya, perdagangan, dan pelayanan publik. Menurutnya, langkah progresif dan kolaboratif yang dilakukan Pemko dan DPRD Padang menjadi contoh sinergi yang patut diteladani. Mahyeldi berujar, “Kita harus terus menjaga identitas lokal, memperkuat nilai budaya, dan mendorong inovasi demi mewujudkan Padang sebagai kota berkemajuan yang tidak tercerabut dari akar religius dan adatnya.”

Rapat paripurna ini juga menjadi ajang pemberian penghargaan dalam rangka HJK 356 tahun 2025 kepada tokoh masyarakat yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan kota, sebagaimana tertuang dalam SK Wali Kota Padang Nomor 486 Tahun 2025.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.