Kota PadangPemerintah

Wawako Padang Temui KAI Soal Perlintasan Kereta Api Rawan

415
×

Wawako Padang Temui KAI Soal Perlintasan Kereta Api Rawan

Sebarkan artikel ini
bahas-perlintasan-kereta,-wawako-padang-ajak-pemerintah-pusat-turun-tangan
Bahas Perlintasan Kereta, Wawako Padang Ajak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Padang – Pemko Padang berencana menutup sementara perlintasan kereta api yang rawan kecelakaan.

Langkah ini akan diambil jika solusi penanganan belum jelas.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Senin (8/9/2025).

“Menyelamatkan nyawa jauh lebih penting,” tegasnya.

Rapat tersebut membahas peningkatan penanganan perlintasan sebidang kereta api.

Pertemuan ini dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan, PT KAI, Pemko Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Maigus mengungkapkan, Kota Padang memiliki 92 perlintasan kereta api.

Dari jumlah tersebut, 36 titik sudah tertangani, 27 titik terdaftar namun belum dijaga, dan 29 titik merupakan perlintasan liar yang sangat berisiko.

Pemko Padang berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanganan perlintasan sebidang.

Maigus mengusulkan alternatif pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perbankan jika anggaran pusat tidak tersedia.

“Kita juga perlu pendekatan bersama masyarakat untuk mengatasi perlintasan liar agar tidak menimbulkan korban lebih banyak,” ujarnya, menyinggung kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar SMA 10 beberapa waktu lalu.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Hendrialdi, menyatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui pemasangan spanduk, penempatan petugas Early Warning System (EWS), dan penyuluhan keselamatan.

Anggaran untuk penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, dan gardu juga telah disusun dan akan diajukan ke pemerintah pusat.

Vice President PT KAI Sumbar, Muh. Tri Setyawan, meminta dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun peta jalan penanganan perlintasan sebidang. KAI juga memiliki program untuk menutup perlintasan yang lebarnya kurang dari 2 meter dan berharap pemerintah daerah mendukung program tersebut.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.