Nasional

Ratusan Siswa Garut Keracunan, Pemerintah Minta Maaf dan Berjanji Perbaikan

751
×

Ratusan Siswa Garut Keracunan, Pemerintah Minta Maaf dan Berjanji Perbaikan

Sebarkan artikel ini
respons-kasus-keracunan-mbg,-mensesneg:-kami-mohon-maaf,-itu-bukan-sesuatu-yang-disengaja
Respons Kasus Keracunan MBG, Mensesneg: Kami Mohon Maaf, Itu Bukan Sesuatu yang Disengaja

Jakarta – Ratusan siswa di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).

Pemerintah merespons cepat kejadian ini.

Hingga Rabu (17/9/2025) malam, tercatat 194 siswa terdampak keracunan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Pemerintah berjanji akan melakukan pemulihan korban dan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG.

“Atas nama pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, kami memohon maaf karena terjadi beberapa kali kasus di sejumlah daerah. Itu bukan sesuatu yang diharapkan, apalagi disengaja,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Pemerintah, melalui Badan Gizi Nasional (BGN), bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan penanganan cepat kepada para siswa yang terdampak.

Evaluasi menyeluruh juga tengah dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab keracunan dan mencegah kejadian serupa terulang.

“Ini tentu menjadi catatan dan bahan evaluasi. Upaya mitigasi dan perbaikan juga sedang dilakukan agar masalah ini tidak terulang lagi,” kata Prasetyo.

BGN menargetkan ‘zero incident’ dalam program MBG. Salah satu langkah yang diambil adalah pembenahan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.