Solok Kota – Senin, 7 Desember 2020, dihari pertama kerjanya dari cuti pilkada, Wakil Wali Kota Solok Reinier meninjau langsung kondisi saluran drainase lingkungan pemukiman yang tersumbat di kawasan Asrama XII, Kelurahan Tanah Garam. Sampai di lokasi, Wakil Walikota Solok Reinier tanpa basa-basi langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi drainase yang bermasalah yang didampingi Camat Lubuk Sikarah Novri Aprilizen, dan OPD terkait.
Warga mengaku kepada Reinier, kalau drainase yang mengitari lingkungan pemukiman tersebut kerap tersumbat karena banyaknya sampah. Kondisi tersebut juga menyebabkan bau kurang sedap.
“Kondisi ini sudah cukup lama dan kerap dikeluhkan warga kepada pihak pemerintahan namun belum mendapat respon yang baik dari pihak terkait,” keluh salah seorang warga kepada Reinier.
Terlebih lagi, ulasnya, saat sudah masuk musim hujan, air kerap meluap dari saluran drainase dan tentunya menimbulkan banjir yang menggenangi lingkungan pemukiman.
Lain lagi kalau musim kemarau, terang warga, beragam jenis sampah mewarnai aliran sungai yang mampet. Sehingga bau busuk menjadi langganan warga yang melintas di lokasi.
“Karena mampet, saat musim hujan, banjir pasti terjadi disini. Namun bila musim kemarau, bau busuk menyengat dari drainase dan menjadi teman sehari-hari bagi ratusan warga di daerah Berok ini,” keluh warga.
Warga berharap, kedatangan Wakil Wali Kota Solok Reinier meninjau kondisi drainase tersebut membawa perubahan langsung. Ada langkah nyata yang dilakukan Pemko Solok bersama pihak terkait.
Menanggapi curhatan warga, Reinier mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan yang disampaikan. Menurutnya, kondisi lingkungan yang bersih sangat perlu diwujudkan di setiap lingkungan pemukiman.
“Lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Jangan sampai drainase yang buruk dan kumuh mengundang berbagai penyakit bagi masyarakat kita,” kata Reinier.
Kendati demikian, Reinier berharap warga juga mendukung mewujudkan kebersihan lingkungan dengan tertib membuang sampah. Pihak pemerintah daerah melaluinya dinas terkait dan warga bahu membahu untuk membersihkan lingkungan.
“Dalam waktu dekat, kita agendakan untuk melaksanakan gotong royong bersama. Dengan kerjasama yang baik antara pihak pemko dengan masyarakat, kedepan persoalan ini akan segera kita selesaikan,” jelas Reinier.






