Palembayan – Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kecamatan Palembayan, Agam, Sumatera Barat.
Lebih dari 100 orang tewas dan puluhan lainnya hilang, terutama di Nagari Salareh Aia.
Bencana yang disebut “galodo” ini menyisakan duka mendalam.
Di tengah duka, seorang jurnalis tergerak membantu.
Donal Chaniago, yang meliput langsung di lokasi, menggalang donasi untuk anak-anak korban bencana.
“Sembari liputan, saya melakukan aksi kecil terhadap anak-anak,” kata Donal, Kamis (27/11/2025).
Donasi yang terkumpul dibelikan cokelat dan permen. Bantuan itu kemudian dibagikan ke anak-anak di pengungsian.
“Mereka tentu ingin jajan, tapi tidak ada uang. Kadang ada uang, tapi tak ada yang jualan,” jelasnya.
Aksi Donal mendapat respons positif. Donasi mengalir dari berbagai pihak, termasuk aktivis, jurnalis, keluarga, dan teman-teman di luar negeri.
“Jadi ini sifatnya sambilan, sembari liputan kita bagikan ke anak-anak,” ujar Donal.
Menurutnya, bantuan sekecil apapun bisa membuat anak-anak di pengungsian tersenyum.
“Selama saya di lokasi, hal ini akan terus berlanjut. Aksi ini juga bagian dari jurnalisme empati,” imbuhnya.
Dalam menyalurkan bantuan, Donal dibantu mahasiswa kehutanan yang magang di BKSDA Resor Maninjau.
Laporan penggunaan donasi diunggah berkala di akun media sosial @donalcaniago sebagai bentuk transparansi.
“Terima kasih donatur yang sudah menitipkan donasinya pada saya, amanah ini akan saya pertanggung jawabkan,” pungkasnya.






