PemerintahSumatera Barat

InJourney Dorong Perluasan Layanan Fast Track Jemaah Haji

65
×

InJourney Dorong Perluasan Layanan Fast Track Jemaah Haji

Sebarkan artikel ini

Padang Pariaman – Komisaris Independen Injourney Airports Imelda Sari, mendorong perluasan layanan fast track keimigrasian di seluruh bandara embarkasi haji di Indonesia.

Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat proses pelayanan, mengurai penumpukan jemaah, serta meningkatkan kenyamanan bagi para tamu Allah.

Dorongan tersebut disampaikan Imelda saat menyambut kedatangan 390 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (3/6/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Rifki.

Menurut Imelda, efektivitas layanan fast track telah terbukti di sejumlah bandara utama seperti Soekarno-Hatta dan Adi Soemarmo.

Berdasarkan hasil evaluasi, skema ini terbukti mampu memangkas waktu proses administrasi secara signifikan sehingga pelayanan menjadi lebih efisien.

“Fasilitas fast track sangat membantu jemaah. Ini merupakan hasil kolaborasi antara InJourney Airports dengan pihak Imigrasi. Ke depan, kami berharap layanan ini tidak hanya diterapkan di empat bandara, tetapi juga di bandara lainnya, termasuk di BIM,” ujar Imelda.

Ia menegaskan, perluasan layanan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan jemaah, baik saat keberangkatan menuju Tanah Suci maupun saat proses kepulangan ke Tanah Air.

Mereka erkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas pelayanan haji melalui penyediaan fasilitas bandara yang modern dan terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Rifki, mengonfirmasi seluruh jemaah Kloter 1 Debarkasi Padang telah tiba dengan selamat.

Namun, terdapat satu jemaah yang harus tertunda kepulangannya karena sedang menjalani perawatan medis intensif di Arab Saudi.

“Satu jemaah masih dirawat di sana, sehingga kepulangannya akan dijadwalkan pada kloter berikutnya,” jelas Rifki.

Rifki juga mengungkapkan duka mendalam atas wafatnya lima jemaah asal Debarkasi Padang selama berada di Tanah Suci.

Ia memastikan bahwa seluruh proses ibadah haji bagi jemaah yang wafat telah dibadalkan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Kedatangan Kloter 1 ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang.

Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan terus menerima kedatangan jemaah secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan hingga seluruh rombongan kembali ke daerah masing-masing.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.