NasionalOlahraga

Menpora Amali Tegaskan agar Lebih Ketat dalam Naturalisasi Pemain

279
×

Menpora Amali Tegaskan agar Lebih Ketat dalam Naturalisasi Pemain

Sebarkan artikel ini
Menpora Amali Tegaskan Akan Lebih Ketat dan Hati-Hati untuk Naturalisasi Pemain Timnas. Foto: Dok Kemenpora RI

Kendari – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali angkat bicara soal naturalisasi pemain Indonesia pada cabor sepak bola. Menpora Amali menegaskan akan lebih hati-hati sebelum memutuskan untuk menyetujui hal tersebut.

Pada kunjungan kerjanya ke Kendari, Menpora Zainudin Amali sempat menyinggung terkait naturalisasi pesepak bola Indonesia. Zainudin Amali menyampaikan bahwa naturalisasi ini akan lebih ketat, tidak seperti sebelum-sebelumnya.

“Saya sangat ketat untuk naturalisasi, jangan seperti sebelum-sebelumnya usianya sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjadi penggawa timnas dan bahkan berbagai persyaratan yang tidak bisa dipenuhi, saya tidak mau itu,” ungkap Menpora Amali di Kendari pada Rabu (9/2).

Dalam waktu dekat, Menpora Amali akan turut mengundang PSSI dan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong untuk mendengarkan alasan naturalisasi pemain.

“Saya akan undang PSSI dan pelatih Shin Tae-yong untuk menjelaskan tentang kebutuhan terhadap naturalisasi itu. Tetapi kalau ada kebutuhan jangka pendek dan itu punya rasionalitas serta alasan yang kuat maka tentu kita akan dengarkan langsung,” jelas Menpora Amali.

Melalui naturalisasi ini, Menpora Amali berharap bahwa talenta pesebak bola Tanah Air dapat berkembang semaksimal mungkin. “Kita akan dengarkan penjelasan dari pelatih Shin Tae-yong, tetapi terus terang ini kalau toh juga dilakukan ini kebutuhan jangka pendek. Kita tetap berharap dari talenta dan bibit dari dalam negeri,” tambah Menpora Amali.

Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong pernah menyebutkan empat nama pemain yang diminta untuk mengikuti proses naturalisasi ini. Keempatnya yaitu Kevin Diks, Jordi Amat, Sandy Waish, dan Mees Hilgers.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.