Kota SolokPendidikan

Kwarcab Pramuka Kota Solok Gelar Kemah Sehari Tingkat SD

2236
×

Kwarcab Pramuka Kota Solok Gelar Kemah Sehari Tingkat SD

Sebarkan artikel ini
Kwartir Cabang Pramuka Kota Solok menghelat kemah satu hari di Taman Pramuka Pulau Belibis, Minggu 12 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Kwartir Cabang Pramuka Kota Solok menghelat kemah satu hari di Taman Pramuka Pulau Belibis, Minggu 12 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Kwartir Cabang Pramuka Kota Solok menghelat kemah satu hari di Taman Pramuka Pulau Belibis, Minggu 12 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Kwartir Cabang Pramuka Kota Solok menghelat kemah satu hari di Taman Pramuka Pulau Belibis, Minggu 12 Agustus 2018. Foto : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Mengusung tema Siaga, Ceria, Kreatif dan bersahabat, kemah satu hari digelar di Kota Solok dengan melibatkan sekitar 800 kader Pramuka yang berasal dari lebih kurang 40 Sekolah Dasar (SD) yang ada.

Kwartir Cabang Pramuka Kota Solok menghelat kemah satu hari di Taman Pramuka Pulau Belibis, Minggu (12/8/2018). Kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kreativitas kader Praja Muda Karana (Pramuka) tingkat SD.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan pelajar SD dengan pakaian Pramuka lengkap telah memadati lapangan upacara taman Pramuka Kota Solok. Turut serta didampingi pengurus dari Kwarcab Pramuka Kota Solok.

Sengatan panas matahari tidak membuat anak-anak SD itu bubar dari barisannya, berbeda dengan suasana upacara dilingkungan ASN umumnya. Merkea tetap khusu’ mengikuti upacara pembukaan yang dihadiri langsung Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier.

Wawako Solok yang juga Ketua Kwartir Cabang Pramuka kota Solok Reinier mengatakan, Pramuka merupakan salah satu sarana dalam menggembleng kedisiplinan dan kreativitas anak sejak dini. Kader Pramuka harus menjunjung sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Sikap disiplin harus kita tanamkan sejak dini terhadap setiap anak, salah satunya melalui kegiatan Pramuka sehingga anak sudah terlatih untuk berkegiatan positif dan terarah,” sebut Reinier.

Wawako juga terlihat tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, melihat keaktifan anak-anak yang ikut kemah, dipundak anak-anak dan generasi muda inilah, estafet kepemimpinan daerah dan bangsa dipertaruhkan.

Menurut Reinier, Pendidikan menjadi modal dasar yang sangat penting bagi seorang anak atau individu masyarakat. Makanya, negara secara jelas menjamin hak untuk mendapat pendidikan bagi setiap warga melalui Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

“Pendidikan formal sangat penting bagi anak untuk membentuk karakter dan merangsang peningkatan SDM, begitu juga dengan pendidikan informal dan keagamaan. Keseimbangan elemen pendidikan akan membentuk pribadi yang tangguh, disiplin beriman dan bertaqwa bagi setiap anak,” kata Reinier.

Wawako berpesan, setiap anak harus menjunjung tinggi rasa hormat dan senantiasa berbakti kepada orang tua maupun guru. “Sebab, tanpa jasa serta bimbingan orang tua dan guru maka akan mustahil bisa berhasil dimasa akan datang,” harap Reinier.

[Fernandez]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.