
SIJUNJUNG, KABARSUMBAR – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sijunjung, Ashelfine, S.H., M.H., menghimbau masyarakat Sijunjung untuk mengecek Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar bisa menyalurkan haknya pada Pemilu Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota pada bulan April 2019 mendatang. Hal itu diungkapkannya saat berdialog dengan KABARSUMBAR dan tokoh pemuda nagari Sijunjung, Bambang Wahyu Samada, Minggu (19/11) siang.
Dikatakan Ashelfine, setiap masyarakat yang sudah memiliki hak pilih harus mendapatkan haknya di Pemilu nanti.
“Hak kita untuk memberikan pilihan dan hak kita pula untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin kita, untuk itu mari kita pergunakan hak kita dengan kembali mengecek nama kita di Daftar Pemilih Tetap (DPT),” himbaunya.
Ashelfine juga mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas, pemilih yang tidak bisa dipengaruhi oleh politik uang, pemilih yang mampu melihat secara dalam siapa calon wakil rakyat, atau siapa pemimpin yang mampu memperjuangkan kemajuan.
Pria yang ikut dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Sijunjung pada Pilkada 2015 lalu itu, juga mengajak para Caleg untuk berpolitik santun agar pesta demokrasi mendatang melahirkan wakil rakyat yang berkualitas dan berkuantitas.
“Mari kita pertontonkan kepada masyarakat cara-cara berpolitik yang baik, agar masyarakat mampu menilai secara baik pula siapa wakil rakyat yang merakyat, yang nantinya saat duduk di gedung terhormat itu selalu memikirkan, memperjuangkan kepentingan rakyat, jangan biarkan rakyat tertipu sehingga memilih wakil rakyat yang hanya memikirkan dirinya sendiri setelah diberi kesempatan mewakili rakyatnya,” seru Ashelfine.
Menurutnya, menghalalkan segala cara untuk bisa terpilih sangatlah tidak elok, karena secara tidak langsung telah mengajarkan kepada masyarakat cara berpolitik hitam. Karena seyokyanya, sambung Ashelfine, sekaranglah saatnya kita mulai dengan politik santun, politik yang baik, agar menghasilkan sesuatu yang baik pula untuk masyarakat.
“Saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh Caleg untuk menghadirkan cara-cara berpolitik yang baik dan santun di tengah masyarakat, jangan jadikan pesta demokrasi ini tempat saling sikut, saling menjatuhkan, serta saling hujat, jangan adu domba masyarakat, karena kita ada dalam lingkaran (politik, red) ini juga karena masyarakat, untuk memperjuangkan apa yang mungkin selama ini belum diperoleh oleh masyarakat, dan tidaklah pantas, hanya untuk mendapatkan hati masyarakat kita pula yang mengadu domba antar masyarakat dengan politik hitam (kotor,red),” tegasnya.
(Hendri)





