DaerahKabupaten Tanah DatarNasionalRagam

Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018, Pacu Jawi Jadi Atraksi Budaya Terpopuler II

1125
×

Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018, Pacu Jawi Jadi Atraksi Budaya Terpopuler II

Sebarkan artikel ini
Fhoto : Penganugerahan API 2018 di Jakarta yang menobatkan Pacu Jawi sebagai atraksi budaya terpopuler.(ddy)
Fhoto : Penganugerahan API 2018 di Jakarta yang menobatkan Pacu Jawi sebagai atraksi budaya terpopuler.(ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR – Sempat diunggulkan dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018, akhirnya Atraksi Pacu Jawi hanya mampu meraih peringkat II sebagai atraksi budaya terpopuler.

Bukan berarti perjuangan masyarakat Kabupaten Tanah Datar berhenti disitu, walau diposisi II pacu jawi tetap semakin dikenal luas di Indonesia bahkan hingga ke mancanegara.

Pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2018 yang didukung Kementerian Pariwisata RI, Pacu Jawi menyisihkan 10 nominasi dari daerah lain di Indonesia sebagai Atraksi Budaya Terpopuler II API 2018.

Apresiasi terhadap Pacu Jawi sebagai pariwisata terpopuler Indonesia ini diterima pemerintah daerah yang diserahkan oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar RI, Masruroh pada malam Anugerah Pesona Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (22/11/2108).

Fhoto : Anugerah API 2018 menjadikan pacu jawi sebagai atraksi budaya terpopuler II. (Ddy)

Melalui Asisten Ekobang Edi Susanto, usai menerima piala dan piagam penghargaan itu, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sumbar yang sudah mendukung Pacu Jawi sebagai finalis API 2018.

“Masyarakat Tanah Datar yang di Rantau dan ranah serta pecinta Pacu Jawi telah memberikan yang terbaik melalui pooling-pooling sejak bulan Juni hingga akhir Oktober 2018 lalu,” ucap Edi Susanto yang didampingi Kadis Parpora Abdul Hakim.

Mantan Kadis Pariwisata Tanah Datar ini juga menyampaikan ucapan terima kasih dari pemerintah daerah, kami kepada pihak pihak yang mendukung Pacu Jawi menjadi atraksi budaya terpopuler, walaupun belum menjadi juara I namun tetap sebagai atraksi terpopuler.

Penghargaan ini ucapnya, mendorong pemkab Tanah Datar untuk lebih melestarikan dan menjaga kesinambungan alek nagari pacu jawi karena seperti diketahui Porwi (Persatuan Olah Raga Pacu Jawi) Tanah Datar bersama masyarakat selalu berusaha kegiatan ini terlaksana dengan baik dan masuk pada kalender pariwisata.

“Penghargaan API 2018 untuk pacu jawi adalah penghargaan untuk masyarakat, Ketua Porwi dan para fhotografer yang sudah menjadikan pacu jawi dikenal oleh dunia,” tutur Edi Susanto.

Pacu Jawi katanya, memperoleh dukungan 33,10 persen dari pooling SMS, terpaut 1,8 persen dari Tari Anggguk dari Kabupaten Kulon Progo DIY yang meraih 34,90 persen. Sementara di peringkat 3 diraih oleh Tari Saman dari Kabupaten Gayo Ules NAD dengan dukungan 12,20 persen.

Ditempat lain, Kadis Parpora Abdul Hakim menyebutkan jika dinas yang dipimpinnya akan tetap berusaha menjadikan alek nagari pacu jawi sebagai ajang wisata rutin. Pacu jawi sudah masuk kedalam kalender pariwisata dan tercatat mendapat dukungan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.

Sebagaimana dijelaskan Kementerian Pariwisata RI, Anugerah Pesona Indonesia merupakan Kompetisi Pariwisata Terpopuler Indonesia yang dilakukan masyarakat (people choice) atas obyek atau tujuan wisata. Pilihan masyarakat ini dinilai berdasarkan hasil pooling SMS dari masyarakat dari seluruh provider telepon selular.

Ajang API mengajak dan melibatkan seluruh elemen masyarakat daerah dari Kabupaten, Kota, hingga di Provinsi untuk berperan serta dan bekerja bersama-sama memberikan apresiasi kepada obyek wisata atau tujuan wisata serta menjadikan Pariwisata daerahnya menjadi yang terbaik dan terpopuler.

Ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 metupakan kali ketiga dengan total 18 kategori yang dilombakan. Pada penyelenggaraan kompetisi pariwisata daerah ini terdapat beberapa kategori, seperti Wisata Olahraga & Petualangan, Wisata Air dan Ekowisata yang merupakan modifikasi dari beberapa kategori di tahun sebelumnya.

Di samping itu, pada tahun ini ada penambahan tiga kategori baru. Yaitu Wisata Halal, Wisata Kreatif, dan Cendera Mata. (Ddy)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.