Adanya Sengketa, Tiga KI Adakan Diskusi Setelah Acara KI Riau Award

Riau – Tiga Komisi Informasi (KI) di Sumatera yakni KI Riau, KI Sumbar, dan Sumatera Selatan melanjutkan Focus Group Discussion (FGD) dengan KI Pusat di ruang rapat Ketua KI Riau setelah selesai acara KI Riau Award.

Pada FGD kali ini membahas permasalahan terkait pada penyelesaian informasi dalam masa pandemi yang ternyata tidak mengurangi niat masyarakat mengajukan permohonan informasi dan bersengketa di komisi informasi.

Ketua KI Sumatera Selatan bapak Kori Kunci yang di dampingi Hizba Meiridha Badar komisioner bidang menyampaikan, pemohon informasi yang bersengketa di komisi informasi terdspat 50 register.

“Dari 50 register tersebut, semua yang mengajukan sengketa berbadan hukum, yakni LSM. Persoalan yang muncul, mereka datang banyak dan mesti kita antisipasi dgn protokol kesehatan” imbuh nya.

Ketua KI Pusat I Gede Narayana mengatakan, jika KI tersebut informatif makan ini akan mengurangi potensi bersengketa.

“Sebetulnya sekiranya Badan Publik informatif dan semakin informatif pada masa pandemi ini akan mengurangi potensi sengketa informasi di Komisi Informasi. Nah ini tugas KI mendorong Badan Publik semakin transparan dengan monitoring evaluasi” tegasnya.

Terdapat dua metode penyelesaian, menurut Ketua KI Riau Zulfa Irwan yang di dampingi Wakil Ketua Tatang Yudiansyah yakni secara standar dan virtual.

“Dari 40 sengketa yg ada di KI Riau kita upayakan penyelesaian dengan mediasi agar pertemuan tatap muka dapat di kurangi” ujar ketua KI Riau.

Dalam kesempatan itu juga, KI Sumbar yang hadir yakni Arif Yumardi juga memberi masukan terkait dalam berbagai persoalan PSI di Sumbar, termasuk seorang PNS menjadi pemohon atau Kuasa Pemohon.

“Kita menegakan aturan jangan juga melanggar aturan lainnya” tegas Arif.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...