AKBP Rizki : 300 Personel Kawal Perjalanan Api Asian Games

"Kawal Torch Relay dari BIM menuju Bukittinggi"

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho

 

PADANG PARIAMAN, KABARSUMBAR– Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho menyebutkan sedikitnya 300 personel akan mengawal perjalanan api obor Asian Games 2018 dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman menuju Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar).

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola bandara yakni angkasa pura II dan beserta stakeholder lainnya untuk mengamankan perjalanan obor tersebut.

“Polri diberi kepercayaan dan kesempatan untuk mengawal torch relay dari BIM menuju Bukittinggi. Selama perjalanan tersebut diamankan oleh personel Polri yang ada yakni sekitar 200-300 orang untuk sepanjang jalur yang dilalui,” kata Rizki, Kamis (2/8).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam kirab api obor atau torch relay di Bukittinggi hari ini, seperti Menristekdikti Mohamad Nasir dan aktris Nadine Chandrawinata. Sedangkan M Nasir sendiri hadir menggantikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang berhalangan hadir sesuai agenda semula.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan Kota Bukittinggi sendiri merupakan satu-satunya kota di Sumbar yang dilalui api obor Asian Games 2018. Terdapat 21 titik di dalam kota yang akan dihampiri api obor dengan rute sepanjang 10 km.

Nasrul menjelaskan, arak-arakan api obor kali ini terbilang unik karena kirab akan masuk ke dalam Lobang Jepang yang menjadi ikon wisata Bukittinggi.

“Api akan diarak unjungan ke lobang jepang dan panorama, termasuk ke rumah bung hatta. Malam nanti, akan ada kegiatan makan bersama silaturahim pembawa api obor di Istana Bung Hatta,” jelas Nasrul, Kamis (1/8).

Dikesempatan yang berbeda, Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, mengatakan api obor dijadwalkan pukul 13.00 WIB tiba di Bukittinggi. Ia mengimbau kepada seluruh warga Bukittinggi untuk memahami kondisi di lapangan dan bersabar dengan potensi kemacetan yang mungkin akan terjadi.

“Selama kirab, kami minta pengertian dan kesabaran dari warga, karena akses jalan raya yang akan dilewati api obor, akan ditutup sementara. Jalan ditutup sekitar tiga jam. Namun hal ini dilaksanakan secara fleksibel, jika telah dilewati, kita lihat kemungkinannyan,” ujar Arly, Rabu (1/8) sore.

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...