Bantuan Sembako di Kabupaten Agam Naik Tahun 2020

Agam – Dinas Sosial Kabupaten Agam menyatakan, jika program sembako tahun 2020 mengalami kenaikan dari jumlah bantuan, dan jenis pangan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Rahmi Artati mengungkapkan, jika perubahan perlu dilakukan sosialisasi.

Untuk itu, pihaknya melakukan sosialisasi program sembako 2020 di Kantor BRI Cabang Bukittinggi, Selasa 4 Februari 2020.

Dalam sosialisasi itu, dilakukan bersama agen e-Warung, pendamping PKH dan TKSK serta Bank BRI. Sosialisasi digelar tiga kali di tempat yang berbeda, dengan narasumber dari Dinas Sosial Agam dan Bank BRI.

“Program sembako merupakan perluasan manfaat pelaksanaan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” kata Rahmi.

Rahmi menambahkan, jika sosialisasi ini diperlukan, agar terbangun kesepahaman langkah dalam mensukseskan program tersebut.

Dijelaskan Rahmi, tahun 2020 bantuan sembako naik dari Rp 110 ribu menjadi Rp 150 ribu per Keluarga Penerimaa Manfaat atau KPM setiap bulan.

Jenis pangan yang bisa dibeli pun KPM juga bertambah, yang sebelumnya hanya beras dan telur.

“Namun tahun ini KPM dapat memilih beberapa komoditas lain yang dibutuhkan seperti, kebutuhan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin, buah-buahan dan sayur-sayuran,” jelas Rahmi.

Selain itu, penerima program ini terhitung mencapai 22.244 KPM.

Mereka pun difasilitasi dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diisikan saldo pada setiap bulannya via Bank BRI.

Dengan kartu ini KPM dapat belanja di e-warung, yang tersedia sebanyak 169 unit di Agam.

“Penambahan jenis pangan dan jumlah bantuan ini, sebagai upaya untuk pemenuhan gizi keluarga dalam rangka mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Agam,” pungkas Rahmi.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...