Beli Makanan, Mobil Pengusaha Mainan Dibawa Kabur Karyawan

Padang – Tiga pelaku pencurian mobil di Padang, berhasil diringkus jajaran Polsek Lubuk Begalung.

Mirisnya, otak pencurian tak lain, merupakan karyawan dari si pemilik mobil.

Ketiganya masing-masing bernama Novi (21), kemudian suaminya, M Andika Gusren, (20) dan Renaldi (21). Mereka membawa kabur satu unit Toyota Avanza milik seorang pedagang mainan di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena, mengatakan mobil tersebut diketahui dilarikan Novi Cs pada 2 Desember 2019 lalu dan pemiliknya baru melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek tanggal 4 Desember 2019.

“Mobil dibawa kabur saat pemiliknya pergi membelikan makanan untuk karyawan,” ungkapnya pada kamis malam.

Setelah mendapatkan laporan, pihaknya pun melacak keberadaan Novi. Alhasil, ketiganya berhasil ditangkap hari Selasa 10 Desember 2019 di kawasan Kota Solok, Sumbar.

“Motifnya karena sakit hati kepada korban,” katanya.

Hal itu dibenarkan tersangka Novi. Menurut Novi, ide membawa kabur mobil juragan mainan anak-anak itu muncul karena dorongan sakit hati.

Sebab bosnya itu sering membawa Novi dengan mobil untuk berkeliling.

“Dibawanya tidak sampai berhari-hari, tapi saya tidak terima dengan perlakuannya tersebut. Ketika ada kesempatan, saya mengajak suami dan rekannya ikut membantu untuk mencuri mobil,” katanya.

Novi mengaku sudah bekerja dengan juragannya itu sejak tahun tahun 2015 hingga 2018. Namun dia mundur sebentar saat melangsungkan pernikahan.

“Setelah melahirkan saya kembali bekerja di sana,” katanya.

Atas perbuatannya, suami dan rekan suaminya kini meringkuk di sel tahanan Polsek Lubuk Begalung. Sedangkan Novi dititipkan di sel khusus wanita Polsek Padang Timur.

Selain itu, polisi juga menyita dua unit mobil dari tangan ketiga pelaku. Satu unit mobil curian dan satunya mobil rental yang dipergunakan untuk beraksi.

“Kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Apakah masuk ke dalam unsur penggelapan atau tidak, masih kami selidiki,” tuturnya.


Ikhlasul Ihsan

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...