BKSDA Resor Agam Lepasliarkan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau

  • Bagikan
Foto : Internet

Agam – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam melepasliarkan 32 ekor satwa liar jenis burung jalak kerbau di kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau, Kabupaten Agam, Sabtu 1 Mei 2021.

Kepala BKSDA Agam Ade Putra mengatakan, petugas BKSDA Agam mengamankan burung jalak kerbau dari dua orang pedagang yang tertangkap tangan membawanya di kawasan Siguhung, Nagari persiapan Kandih, Kabupaten Agam, Jumat 30 April 2021.

Awalnya petugas BKSDA sedang dalam perjalanan untuk mengikuti kegiatan safari Ramadan di salah nagari di Kecamatan Tanjung Raya.

Dalam perjalanan petugas melihat dua orang sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa 2 buah kandang yang berisikan satwa burung dalam jumlah banyak.

Baca Juga :  Arus Lalu Lintas Kelok 44 pada Libur Akhir Tahun Terpantau Ramai Lancar

“Curiga dengan barang bawaan kedua pengendara, petugas mencegatnya di pinggir jalan raya yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi itu,” katanya.

Kemudian, Petugas BKSDA menanyakan kelengkapan dokumen angkut satwa burung tersebut kepada kedua pengendara berinisial RP 33 tahun dan R 30 tahun. Namun keduanya tidak dapat menunjukan dokumen angkut ataupun kepemilikan.

Selanjutnya, kedua pelaku diinterograsi petugas terkait aktivitas itu. Kepada petugas pelaku menyebutkan bahwa burung tersebut diperoleh dari hasil memikat di daerah Agam bagian barat dan sudah beberapa kali membawanya untuk diperjual belikan di daerah Bukittinggi.

“Kepada petugas pelaku mengakui menjual burung itu dengan harga Rp 20 ribu per ekornya kepada penampung di daerah Bukittinggi,” katanya.

Baca Juga :  Mobil Remuk Usai Hantam Pohon, Penumpang Terjepit

Kemudian, terhadap pelaku petugas menjelaskan bahwa perbuatannya mengangkut satwa liar tanpa izin dan disertai dokumen pengiriman atau pengangkutan telah melanggar Pasal 41 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan satwa.

Lalu pelaku diberikan edukasi dan pembinaan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sedangkan satwa burung jalak kerbau yang dibawa pelaku diamankan petugas dan dilepasliarkan di dalam kawasan hutan cagar alam Maninjau.

  • Bagikan