BNPB Siapkan Inarisk untuk Daerah Rawan Bencana

PADANG, KABARSUMBAR – Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) tengah menyiapkan aplikasi bernama Inarisk sebagai pemberi peringatan dini masyarakat terhadap daerah yang rawan bencana.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja mengatakan aplikasi kebencanaan tersebut menggunakan data dari BMKG.\

Nantinya kata dia, semua informasi terkait kebencanaan akan masuk ke Inarisk dan menjadi tujuan membuat early warning (peringatan dini).

“Aplikasi ini mudah digunakan dan bisa membantu masyarakat memahami bahaya bencana, sehingga apapun masuk ke kami di early warning,” ungkapnya saat rapat koordinasi peran serta lembaga usaha dalam penanggulangan bencana di Aula Kantor Gubernur, Kamis (14/2/2019).

Dikatakannya, perkembangan teknologi di dunia, seharusnya dapat diaplikasikan guna mengurangi resiko bencana yang terjadi di daerah, apalagi daerah yang notabene merupakan tujuan wisata.

Dijelaskannya, terkait tentang kebencanaan yang terintegrasi dengan wisata di daerah tersebut, aplikasi Inarisk dapat membantu wisatawan lebih tahu perihal informasi peringatan dini dan cara mengevakuasi diri. Sehingga pengunjung tidak akan takut lagi dalam menghadapi bencana.

“Rata-rata remaja di era milenial tidak terlepas dari gadget atau android. Untuk itu, perlunya sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan wisata sehingga jika terjadi bencana mereka sudah tahu harus ke mana,” katanya.

Lebih lanjut ujarnya, saat ini tidak perlu ditutupi informasi itu namun kesiapsiagaan mesti ditingkatkan. Contohnya berapa wilayah seperti Bali, Indonesia, Fransisco, Amerika, dan Hongkong. Wisata mereka tetap ramai meskipun ancaman bencana dapat mengintai, kesiapan kita ini poin penting.

Selain itu, perhotelan juga mesti memiliki lokasi evakuasi. Sehingga, ini akan meyakinkan para wisatawan yang berkunjung dan menginap di daerah itu akan keselamatannya dari ancaman bencana.

“Hotel mesti yakinkan ini, mereka punya lokasi evakuasi, sehingga tamu yang berkunjung mengetahui hal yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Ini sangat penting dalam mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengharapkan aplikasi khusus kebencanaan yang akan diluncurkan Pemprov Sumbar nanti dapat menjadi informasi tepat, dan dapat diterima masyarakat terkait kebencanaan.

“Ini tujuan dalam membangun rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat berkunjung ke Sumbar,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan masukan dari berbagai pihak yang hadir dalam rapat koordinasi peran serta lembaga usaha dalam penanggulangan bencana.

“Ke depannya sebagai daerah rawan bencana, semoga aplikasi yang disiapkan dapat membantu dalam mengurangi resiko bencana,” ujarnya.

Terakhir Wagub menambahkan mondisi kerawanan perlu diimbangi dengan kesiapan. Selain melengkapi infratruktur dalam mengurangi resiko bencana, perlu meningkatkan pemahaman masyarakat, dan para wisatawan yang datang ke Sumbar.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.