Agam – Bupati Agam, Benni Warlis, mengimbau ribuan tenaga pendidik agar terus menanamkan optimisme dan menghindari pemberian label negatif kepada peserta didik.
Imbauan tersebut disampaikan Benni saat membuka acara Agam Inspiring Teacher 2026 di Auditorium Student Centre UIN Sjech M. Djamil Djambek, Selasa (28/7).
Kegiatan bertema “Saya Guru Hebat Milenial Berprestasi” ini diikuti para guru jenjang PAUD hingga SMP se-Kabupaten Agam dalam menyambut tahun ajaran 2026/2027.
Benni menegaskan, pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Agam melalui program unggulan Agam Cerdas.
Ia menilai kualitas sumber daya manusia di daerah sangat bergantung pada peran strategis para guru.
“Guru adalah profesi yang tidak pernah usang,” ujar Benni.
Menurutnya, setiap pemimpin, tokoh profesional, dan orang hebat saat ini lahir berkat didikan seorang guru.
Benni pun membagikan pengalaman pribadinya yang dahulu pernah dicap sebagai siswa nakal dengan peringkat rendah saat duduk di bangku SMP.
Pengalaman tersebut ia jadikan bukti bahwa setiap anak memiliki potensi terpendam yang hanya perlu ditemukan melalui sentuhan pendidik.
“Anak-anak yang hari ini dianggap biasa atau bahkan bermasalah, sesungguhnya hanya menunggu sentuhan seorang guru,” tegasnya.
Ia menyebut guru sebagai maestro yang mampu mengubah potensi menjadi prestasi nyata bagi generasi muda.
Selain Agam Cerdas, Pemerintah Kabupaten Agam turut memperkuat sektor pendidikan lewat program Bangkik dari Surau guna membentuk generasi berkarakter.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal PB PGRI, Dudung Abdul Qodir.
Dudung menilai tata kelola pendidikan di Kabupaten Agam akan membawa daerah tersebut menjadi jauh lebih maju.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam menata kelola pendidikan terbukti efektif melalui program-program unggulan seperti Agam Cerdas,” pungkas Dudung.






