Tanah Datar – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-43 tingkat kabupaten di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan transparansi kepada seluruh dewan hakim yang bertugas.
Eka menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan dalam penilaian.
Ia bahkan melontarkan ancaman serius untuk menghentikan pelaksanaan MTQ jika ditemukan praktik manipulasi yang mencederai sportivitas kompetisi.
“Kepada Dewan Hakim, saya berpesan agar memberikan penilaian secara terbuka dan seadil-adilnya. Saya ingin pelaksanaan MTQ di Tanah Datar ini menjadi contoh penerapan penilaian yang objektif tanpa intervensi bagi daerah lain,” tegas Eka.
Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam atas penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi sebelumnya yang dianggap kurang transparan.
Eka menyatakan bahwa Tanah Datar siap mundur dari kompetisi tingkat provinsi di masa mendatang apabila praktik penilaian yang tidak sportif terus berulang.
“Kami siap kalah dalam kompetisi, tetapi harus melalui proses yang sportif. Saya tidak ingin hal-hal yang mencederai rasa keadilan merusak mental para peserta maupun official,” tambahnya.
Pada gelaran tahun ini, Eka mengaku bangga karena kegiatan dipusatkan di Kecamatan Pariangan, yang dikenal sebagai nagari tertua di Minangkabau.
Menurutnya, momentum ini menjadi simbol kebangkitan semangat Luhak Nan Tuo yang berpijak pada falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, turut menyatakan dukungan penuh terhadap ajang dua tahunan tersebut. Ia menilai MTQ bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Ketua Pelaksana sekaligus Camat Pariangan, Miza Aziz, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026.
Sebanyak 744 kafilah dari 14 kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar akan bersaing dalam 12 cabang lomba.
Pembukaan acara dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.






