Debat Calon Ketum HIPMI Sumbar Berlangsung Panas

Calon Ketua Umum Hipmi Sumbar, M Iqra Chissa dan Fadli Amran saat debat Calon Ketua Umum Hipmi Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Minggu (23/9).
Calon Ketua Umum Hipmi Sumbar, M Iqra Chissa dan Fadli Amran saat debat Calon Ketua Umum Hipmi Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Minggu (23/9).

Debat kandidat calon Ketua Umum HIPMI Sumatera Barat periode 2017-2020 berlangsung cukup panas.

Dua kandidat Ketua Umum diantaranya Muhammad Iqra Chissa Putra dan Fadli Amran saling menjual visi-misi dihadapan seluruh anggota HIPMI se-Sumbar di Aula Gubernuran Sumbar, Minggu (24/9/2017).

Iqra Chissa mempromosikan dirinya sebagai eksekutor dalam ekonomi ranah masyarakat dan pengusaha dalam wirausaha anak nagari. Sedangkan Fadli Amran menjanjikan keutuhan organisasi berjalan dengan baik dan akan membangun sekretariat HIPMI Sumbar.

Dalam debat ini, Robby Hadi Putra bertindak sebagai moderator dan dihadiri tiga orang panelis handal sumbar diantaranya Prof. Dr. Werry Darta Taifur, Musfi Yendra dan Buchteri Bachter.

Selama debat yang berlangsung sekitar dua jam ini, kedua calon Ketum tampak cukup berapi-api supaya bisa mendapatkan suara terbanyak nantinya pada pemilihan langsung Ketua HIPMI Sumbar pada Rabu (4/10/2017) mendatang.

Dalam pemaparan visi-misi, Fadli Amran menilai hubungan emosional dan persaudaraan HIPMI banyak terganggu karena dicampur adukkannya persoalan bisnis dengan organisasi. Alhasil antar anggota ada yang tidak harmonis.

Hal inilah yang mustinya dicegah dan dicari penawar agar HIPMI bisa maju tanpa ada perpecahan.

“Struktur organisasi yang utuh dan baik, itulah yang akan saya bangun selama 3 tahun jika terpilih menjadi ketum HIPMI periode 2017-2020,” kata Fadli.

Ditambahkannya, untuk menciptakan suasana yang harmonis dan program kerja tepat sasaran, akan dilakukan kunjungan dan acara sekali 4 bulan di setiap Dewan Pimpinan Cabang Hipmi Kabupaten/Kota oleh Hipmi Sumbar.

“Di Sumbar ini ad 18 DPC Kabupaten/Kota Hipmi, jika dihitung salam 3 tahun, setiap 4 bulan, Hipmi Sumbar akan mengunjungi DPC Hipmi Kabupaten/Kota untuk membuat acara silaturrahmi. Dengan begitu, susah untuk memecahbelah persaudaraan sesama Hipmi, ” katanya.

Ia juga mengatakan akan membangun kantor sekretariat Hipmi Sumbar di Kota Padang jika terpilih sebagai ketum 2017-2020.

“Nanti akan saya bangun kantor sekretariat Hipmi Sumbar. Jadi bisa jadi muara Hipmi seluruh Sumbar untuk berkumpul dan bernaung,” katanya.

Sedangkan calon Ketum Hipmi Sumbar bo urut 2 Muhammad Iqra Chissa Putra lebih menekankan praktek ekonomi ramah masyarakat dan petani. Dirinya akan menggandeng seluruh anggota Hipmi agar bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baik di kota maupun hingga pelosok nagari. “Tonggak ekonomi indonesia itu bukan berada di masyarakat kota.

Tetapi masyarakat desa. Saya ini orangnya tipikal eksekutor, saya ingin seluruh anggota Hipmi bersentuhan langsung dalam meningkatkan perkembangan ekonomi hingga ke pelosok desa/nagari,” kata Iqra.

Jika terpilih jadi ketum Hipmi Sumbar, dirinya akan membantu para walinagari untuk menggiatkan BUMnag. Pasalnya, disetiap dana desa yang disalurkan ke nagari, ada sekitar Rp 50-150 juta dana yang disediakan untuk membangun dan menggiatkan BUMnag.

Termasuk membuat komoditi unggulan di nagari tersebut. Dengan itu, setiap nagari akan memiliki hak paten dengan komoditi unggulan masing-masing dan punya kelompok usaha mandiri untuk mengolah sumber daya alam dengan kualitas tinggi.

“Nanti disetiap nagari akan dibentuk Hipmi Corporate. Seluruh sumber daya alam di sumbar ini bisa dimaksimalkan dan disetiap nagari bisa menghasilkan komoditi unggulan dengan kualitas eksport. Siapa dan bagaimana caranya, itulah progran kerja besar yang akan saya lakukan. Yang jelas, disetiap nagari akan muncul juga pengusaha besar,” kata Iqra.

Tujuan Iqra untuk Hipmi go to Nagari tak lain untuk Hipmi juga. Menyentuh seluruh sektor adalah targetnya. Karena sampai sekarang, masih banyak potensi di sumbar ini yang belum tersentuh oleh ide dan pemikiran wirausaha anggota Hipmi.