Kota PadangPeristiwa

Disdag Padang Temukan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil

1023
×

Disdag Padang Temukan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil

Sebarkan artikel ini

Saat ditanyakan kepada pedagang, darimana asal buah delima yang mengandung zat berbahaya tersebut, pedagang tersebut mengaku tidak mengenal penjualnya.

“Dia tidak mengenal orang yang menjual buah delima itu, biasanya bahan pembuat takjil selalu diantar ke rumah dan dibeli dengan harga normal.” kata Andre.

Dijelaskan Andre, pihaknya menyerahkan kepada BBPOM untuk melakukan penelusuran terhadap orang yang menjual bahan pembuat takjil mengandung zat kimia berbahaya kepada salah seorang pedagang di Pasar Bandar Buat.

“Kita akan terus mengawasi di pasar-pasar terutama diluar pasar pabukoan yang ditemukan satu sampel yang positif,” tegas Andre.

Sementara itu, untuk pedagang yang kedapatan menjual bahan pembuat takjil mengandung zat berbahaya, Andree menegaskan bahwa yang bersangkutan untuk sementara waktu dilarang berjualan di Pasar Bandar Buat.

“Tidak boleh dijual lagi, kita sita.Kemudian akan ada penelusuran, dimana bikinnya, karena dijual tidak hanya disini saja, dijual ditempat lain dan itu tidak boleh,” imbuhnya.

Dia pun meminta agar masyarakat untuk tidak membeli bahan-bahan yang terlalu mencolok, karena diduga terdapat bahan berbahaya. “Untuk pedagang jangan jual yang seperti itu karena berbahaya apalagi dikonsumsi,” kata Andre.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.