Kabupaten Tanah DatarPeristiwa

Erupsi Marapi, Abu Selimuti Sembilan Kecamatan

268
×

Erupsi Marapi, Abu Selimuti Sembilan Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Foto : PVMBG

KABARSUMBAR – Gunung Marapi kembali meletus pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 08.22 WIB. Kolom abu vulkanik membubung setinggi 1.100 meter di atas puncak, dengan total ketinggian 3.991 meter dari permukaan laut.

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Marapi, Ahmad Rifandi, mengatakan abu bergerak ke tenggara atau wilayah Tanah Datar.

“Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah tenggara,” ungkapnya.

Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,9 milimeter dan berlangsung 59 detik. Hingga kini, Marapi tetap berada pada status Siaga Level II atau Waspada.

Rifandi mengimbau warga dan wisatawan agar tidak mendekati radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek. “Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai berhulu Marapi harus waspada, terutama saat musim hujan,” tambahnya.

Dampak Hujan Abu: Ancaman Kesehatan dan Krisis Pakan Ternak

Saat hujan abu turun, masyarakat diminta memakai masker untuk mencegah gangguan pernapasan. Rifandi juga mengingatkan warga agar tak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti arahan pemerintah.

Sementara itu, Alfan Rahmat, Ketua Forum Tagana Kabupaten Tanah Datar, mengungkapkan hujan abu telah melanda wilayahnya selama dua hari. Sekitar sembilan kecamatan terdampak, yakni Limo Kaum, Pariangan, X Koto, Batipuh, Salimpaung, Rambatan, Tanjung Baru, dan Sungai Tarab.

“Kemarin sore ada erupsi juga, abu kembali mengarah ke Tanah Datar,” ujarnya.

Hujan abu ini memengaruhi ketersediaan pakan ternak. Beberapa warga kesulitan menemukan pakan yang bersih. Selain itu, ada kekhawatiran gangguan pernapasan pada anak sekolah dan pedagang yang tetap beraktivitas. “Sebagian besar masih menggunakan masker seadanya. Kasihan anak-anak sekolah,” kata Alfan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.