Padang – Seekor buaya besar kembali gegerkan warga Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, tengah berjemur di pinggir sungai dekat jembatan simpang empat Bungus Barat, pada Senin, 28 Desember 2020.
Tidak hanya satu kali, penampakan buaya di pinggir Sungai Bungus Barat tersebut juga pernah terjadi pada Sabtu, 12 Desember lalu bertepatan di lokasi yang sama.
Oleh karena itu, warga sekitar mulai resah dan takut, pasalnya buaya tersebut berukuran besad dan diduga jenus buaya muara sehingga mengakibatkan warga takut untuk beraktivitas di dekat sungai tersebut.
Salah satu warga, Syaffrudin mengatakan, kemunculan buaya tersebut terlihat sekitar pukul 11.38 WIB menjelang siang saat sedang berjemur di pinggir sungai.
Setelah itu, ia memutuskan untuk merekam penampakan satu ekor buaya berukuran lumayan besar dan kembali masuk ke dalam sungai itu.
“Namun baru sebentar direkam, buayanya langsung lari kembali ke dalam sungai. Kalau tidak salah ada sekitar beberapa menit buaya itu berjemur,” ujar Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Bungtekab itu.
Ia menjelaskan terkait ukuran buaya yang muncul sekitar 2 meter lebih, serta ia juga mengaku di lokasi tersebut penampakan buaya tidak hanya sekali.
“Dulu beberapa minggu yang lalu ada juga penampakan buaya tapi ukurannya lebih besar daripada buaya yang muncul terakhir ini,” katanya.
Diketahui, dulu aliran sungaj simpang empat tersebut tempat warga sekitar mandi-mandi dan beraktivitas namun, setelah airan air berubah keruh mulai muncul keberadaan buaya.
“Namun entah kenapa sejak aliran sungai berubah menjadi lebih keruh, mulai muncul keberadaan buaya-buaya tersebut,” ujarnya.
Dansatgas Dinas Kehutanan BKSDA Sumbar, Joni Akbar mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan terkait kemunculan buaya tersebut.
Lebih lanjut, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan petugas pengawasan dari Kota Padang untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan kondisi di lokasi.
Ia mengaku, jenis buaya yang muncul di pinggir sungai tersebut merupakan buaya muara yang memang habitatnya berada di aliran sungai seperti itu, tetapi pihaknya tetap melakukan pengecekan untuk memsatikannya.
“Kami minta dulu kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai, karena takutnya nanti buaya-buaya ini akan muncul kembali,” jelasnya.






