Ini Rangkaian kegiatan Munas Pertama Forum BUMDes Indonesia 2018 Di Padang

Ketua Forum BUMDes Sumatera Barat F. Ferdi Datuk Dinagari

 

PADANG, KABARSUMBAR – Berikut rangkaian kegiatan Munas pertama Forum BUMDes yang akan dilaksanakan secara penuh yang di Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang Sumatra Barat (Sumbar) dari 26 hingga 29 Agustus 2018.

Ketua Forum Bumdes Sumbar F Ferdi Datuk Dinagari menyebutkan pada Munas kali ini berbagai agenda sudah disiapkan diantaranya setelah dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dilanjutkan dengan Seminar Talkshow.

“Dengan mengangkat tema “Mengembangkan BUMDes Sebagai Pilar Ekonomi Nasional” dengan Menghadirkan narasumber Dashbord Ekonomika Kerakyatan UGM Gunawan Sumudiningrat, Direktur PT. MBN Rochadi Tawaf (Advicer Metri), Anita, dan Direktur PUED-Kemendesa
Nugroho Setijo Negoro. Nantinya akan dipandu moderator Ahmad Hamdani.

Agenda berikutnya, dilanjutkan diskusi tematik dengan tema “Berbeda, Bekerjasama untuk Kedaulatan Ekonomi Desa”. Ada lima klaster usaha Bumdes yang difokuskan. Diantaranya, Bisnis  Sosial yang meliputi layanan dasar berupa sampah, air bersih dan listrik. Menghadirkan Ton Martono, Direktur BUMDes Karangrejek, mengangkat materi  Mengubah Masalah Menjadi Berkah.

Materi kedua, perdagangan yang meliputi  hasil Pertanian, perikanan, perkebunan, Sumber Daya Alam, pasar desa dan BUMDes Mart, menghadirkan Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani. Tema yang diusungnya, Perdagangan Gerbang Desa Menuju Kedaulan Ekonomi Desa.

Dari pengolahan produk, dalam bentuk produk unggulan desa,  pengolahan hasil pertanian, perikanan, perkebunan, Sumber Daya Alam dengan narasumber Ivanovic, PIC Prudes & Prukades Kemendesa PDTT. Materi yang disampaikannya, Pengembangan Olahan Prudes dan Prukades dalam memajukan Usaha Bumdes.

Selanjutnya berkaitan dengan wisata desa, berupa wisata alam dan wisata budaya. Narasumber, Tetty Desiarty S. Arianto,  Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata  Sejarah, Religi, Tradidi dan Budaya, dengan tema Wisata Desa Berbasis Kearifan lokal.

Berkaitan dengan jasa keuangan dan non keuangan, akan menghadirkan Eko Arianto, dari  Arianto, Otoritas Jasa Keuangan.  Setelah itu, dilanjutkan dengan sidang-sidang komisi, meliputi Komisi Kelembagaan, Komisi Pelaku Bumdes, Komisi Akademisi, Komisi Bisnis dan Komisi Pemerhati, Pendamping dan Media.

Febby Datuk Bangso, berharap kegiatan ini memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi pengelola Bumdes atau Bumnag serta kepala desa (walinagari).

“Bumdes adalah kekuatan baru perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Mensejahterakan masyarakat desa, sama halnya dengan mensejahterakan masyarakat Indonesia yang dimulai dari desa,” kata tokoh muda sumbar asal agam tersebut.

Datuk Febby menyebutkan, melalui Bumdes, masyarakat desa diajak untuk mandiri secara ekonomi, sehingga desa tidak lagi tergantung pada pendanaan dari luar.

“Disejumlah desa, kehadiran Bumdes terbukti telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kontribusi PADes yang tidak sedikit. PADes digunakan untuk membangun sarana dan prasarana.” ungkapnya.

Ia juga membeberkan fakta, Bumdes tidak berorientasi pada profit semata, tetapi lebih berpikir dan memberikan capaian pada benefid oriented. Bumdes menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ernawati yang juga Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang mengharapkan, capaian-capaian terbaik dari Bumdes yang ada hendaknya menjadi acuan bagi untuk bisa memposisikan Bumnag lain juga lebih baik.

Selain itu, pihaknya menyebutkan saat ini persiapan Munas sudah mencapai 90 persen dan secara umum sudah oke. Panitia juga tengah merapikan hal-hal kecil yang dikuatirkan mengganggu kelancaran acara.

“Langkah merapikan dimaksudnya, terkait dengan tekad panitia agar agenda Munas kali ini benar-benar mencapai hasil maksimal, sesuai harapan dan perencanaan,” tutupnya.

(Putri Caprita)

 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...