PemerintahSumatera Barat

IORA Perkuat Biosekuriti Akuakultur Air Tawar di Sumbar

608
×

IORA Perkuat Biosekuriti Akuakultur Air Tawar di Sumbar

Sebarkan artikel ini

Padang – Negara-negara anggota Indian Ocean Rim Association (IORA) sepakat memperkuat biosekuriti akuakultur air tawar.

Kesepakatan ini lahir dalam Workshop IORA yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat, pada 18-21 November 2025.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan penyakit ikan merupakan ancaman global yang membutuhkan kerja sama lintas negara.

“Penguatan biosekuriti tidak bisa dilakukan sendiri,” kata Mahyeldi di Padang, Sabtu (22/11/2025).

Forum tersebut dihadiri oleh Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), World Organisation for Animal Health (WOAH), kementerian teknis, akademisi, dan pelaku usaha perikanan.

Sumbar menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi IORA untuk mewujudkan sektor perikanan yang lebih sehat, produktif, dan berkontribusi pada ketahanan pangan.

Sumbar siap menjadi daerah percontohan praktik biosekuriti akuakultur air tawar, mengingat potensi budidaya air tawar yang besar di wilayah tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Mursalim, yang mewakili Gubernur, menjelaskan sejumlah rekomendasi strategis yang disepakati, termasuk penunjukan focal point nasional untuk memperkuat koordinasi dengan IORA.

“Disepakati juga langkah praktis berbiaya rendah bagi petani,” ujar Mursalim.

Langkah-langkah tersebut meliputi penggunaan benih bersertifikat, perbaikan pengelolaan air, desinfeksi rutin, dan pencatatan harian.

Mursalim menambahkan, langkah sederhana ini memiliki dampak besar bagi produktivitas.

Hasil lokakarya ini selaras dengan agenda global FAO, penguatan laboratorium, pengendalian AMR, serta rencana pembentukan pilot farm percontohan di Indonesia.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.