Jadikan Munas Forum BUMDes Ruang Semua Provinsi Sumbang Pemikiran

"Dalam waktu singkat Munas mampu kumpulkan perwakilan dari 33 provinsi yang sangat aktif memberikan input dan verifikasi masalah"

 

PADANG, KABARSUMBAR – Sekretaris Jenderal Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Indonesia Rudy Suryanto mengatakan jadikan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan akan dilakasana di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) pada Senin (27/8/ 2018) sebagai ruang bagi masing-masing provinsi menyumbang pemikiran yang telah mereka lakukan selama di lapangan.

“Jadi Munas ini didasari fakta-fakta dan data-data, lalu kami olah dan rekam aspirasi dari seluruh provinsi, kemudian diberikan ruang untuk menyampaikannya. Hal tersebut didapatkan setelah dilakukan survei identifikasi permasalahan Bumdes dari seluruh provinsi saat pelaksanaan pramunas,” kata dia di Padang, Minggu (26/8/2018).

Menurutnya, yang tau masalah BUMDes atau BUMNag adalah pelaku yang berada dilapangan. “Dari identifikasi masalah, disini wadah berbagi solusi untuk kesamaan tekad, pandangan yang akan kita tuangkan pada deklarasi Mandeh”, ungkapnya.

“Deklarasi Mandeh diharapkan akan menjadi tonggak atau pondasi bagi penyusunan program-program yang dirumuskan Forum BUMDes Indonesia sehingga dapat mewujudkan cita-cita dan harapan bahwa BUMDes ini dapat menjadi pilar ekonomi masyarakat”, sebutnya

Tidak hanya itu kata dia, kontribusi terpenting di Munas ini dalam waktu yang tidak lama mampu mengumpulkan perwakilan dari 33 provinsi dan mereka sangat aktif memberikan input dan verifikasi masalah.

“Dilihat dari animo dan antusias masyarakat sangat besar atas terselenggaranya kegiatan ini. Saat ini persiapan Munas Forum Bumdes Indonesia juga telah rampung secara teknis lebih dari 90 persen,” ujarnya.

Disisi lain ia menyebutkan BUMDes yang baik lahir dari tata kelola desa yang baik pula, seperti visi yang diemban oleh Bumdes, dimana badan usaha tersebut berdiri untuk memberi nilai manfaat kepada masyarakat desa, sesuai tema Munas Bumdes, Berbeda, Bekerjasama untuk Kedaulatan Desa.

“Setiap BUMDes bisa sukses dengan pola dan binaan yang disebut sinergi ABCGFM (Akademisi, Bisnis, Communiti, Government, Financial consulting dan Media), BUMDes dengan pola seperti ini sudah berhasil di Sumbar,” kata dia.

Lebih lanjut, Ketua Forum BUMDes Sumbar F. Ferdi Datuk Dinagari menambahkan rangkain kegiatan di hari kedua pada Selasa (28/8/2018) para peserta akan menikmati suasana eksotis di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

“Tak hanya sekadar mendatangi Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh, tetapi juga melihat secara detail bisnis yang dikelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Mandeh Tarusan Jaya, di Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Malamnya akan diisi dengan hiburan,” tutupnya.

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...