EkonomiKampusLiputan Khusus

Rektor UNP : Jadikan Munas Forum BUMDes Awal Kebangkitan Perekonomian Nagari

1030
×

Rektor UNP : Jadikan Munas Forum BUMDes Awal Kebangkitan Perekonomian Nagari

Sebarkan artikel ini
Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Indonesia 2018 di Auditorium UNP, Senin (27/8/2018).
Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Indonesia 2018 di Auditorium UNP, Senin (27/8/2018).

 

PADANG, KABARSUMBAR – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri mengharapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Indonesia 2018 dapat menjadi awal momen membangkitkan nagari sebagai sumber pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya saat ini masih terdapat daerah Sumbar yang tertinggal. Melalui Munas Forum BUMDes pertama kali yang digelar di Auditorium UNP ini diharapkan mampu membangkitkan semangat dan memberantas kemiskinan berasal dari daerah.

“Kami berterima kasih karena telah menunjuk Sumbar sebagai tuan rumah dan berharap momen ini sebagai awal kebangkitan nagari kembali dan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari desa (nagari),” kata Rektor UNP Ganefri saat di Padang Senin (27/8/2018).

Ditunjuk UNP sebagai tuan rumah dimanfaatkannya sebagai momen untuk ikut berpartisipasi dalam membangun nagari karena tergabung dalam Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa). “Jadi dalam program -program itu sebenarnya banyak program-program pembangunan nagari juga sejalan dengan program universitas,” ujarnya.

Pihaknya menyebutkan tugas perguruan tinggi ada tiga pertama, melaksanakan pendidikan pengajaran, kedua melaksanakan penelitian dan pengembangan dan melaksanakan pengabdian masyarakat.

Dikatakannya makna dari pengabdian masyarakat esensinya adalah, bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di perguruan tinggi bisa diimplementasikan, diterapkan di masyarakat dalam rangka meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Dan itu wajib hukumnya bagi akademisi perguruan tinggi. Dengan adanya Munas Forum Bumdes Indonesia, momen bagi kami untuk ikut berpartisipasi. Pada 2019 UNP akan menurunkan 9 ribu mahasiswa setiap tahunnya ke desa-desa dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik,” jelasnya.

Ia menyampaikan, nagari binaan UNP sebanyak 27 di setiap kabupaten/kota di Sumbar, dengan anggaran Rp 8-9 miliar per tahun

“Jadi nantinya mereka akan digilir ke desa-desa. Konsep yang akan dikembangkan ini diharapkan bisa menyentuh semua nagari di Sumbar,” katanya.

Pada awalnya dana desa, yang merupakan ide pengembangan Bumdes dipergunakan untuk mengembangkan ekonomi umat di nagari dan pembangunan Infrastruktur hingga akhirnya dapat dikembangkan untuk membangun unit usaha melalui Bumdes.

Menurut Ganefri, mayoritas masyarakat di Sumbar sudah mengenal ekonomi kerakyatan yang dicetuskan oleh Bung Hatta dan pihaknya yakin konsep yang dikembangkan dari desa untuk desa,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri kata sambutannya, pihaknya mengapresiasi Staf Khusus Mendesa PDTT, H. Febby Datuak Bangso. “Acara ini juga tidak terlepas dari beliau dan itu patut diapresiasi, kalau tidak ada beliau mungkin ini tidak ada, peran beliau sangat besar,” tutupnya.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.