Kejagung RI Tepis Isu Miring Soal Mutasi Kejati Sumbar

Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat Amran dimutasi menjadi Jaksa Fungsional di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI.

Kabar mutasi itu dibenar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono. “Ini SK (Surat Keputusan) mutasi jabatan Kejati,” kata Hari di Jakarta, Jumat 21 Agustus 2020 dilansir Detik.

Hari menambahkan, selain Kejati Sumbar, yang juga turut dimutasi adalah Kejati Papua Barat Yusuf.

Dalam SK Jaksa Agung RI Nomor 172 tahun 2020 per tanggal 19 Agustus 2020, Yusuf juga dimutasi dengan jabatan yang sama dengan Kejati Sumbar.

Selanjutnya, kata Hari, saat ini belum ada pejabat yang menggantikan posisi Kejati tersebut. Wakil Kejati pada masing-masing wilayah pun ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Sementara.

“Belum, masih menunjuk wakajati sebagai plt merangkap wakajati,” ujarnya.

Kejagung RI Tepis Isu Miring

Terhadap pergantian kedua Kejati tersebut, Hari menyebut itu adalah penyegaran dalam organisasi.

Hari pun menepis mutasi itu bermuatan terhadap hukuman disiplin karena yang bersangkutan masih terdapat kesempatan agar dimutasi kembali dalam jabatan administrasi atau jabatan tinggi.

“Mutasi ini dalam rangka pola karier diagonal sesuai dengan Peraturan Kejaksaan RI No 11 Tahun 2019 tentang Manajemen Karier Pegawai Kejaksaan RI. Alasan didasarkan atas kebutuhan organisasi dan penilaian pejabat pembina kepegawaian,” ujarnya.

“Ini berbeda dengan pencopotan jabatan karena hukuman disiplin. Mutasi ini telah diatur pula dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan kepada yang bersangkutan masih mempunyai kesempatan yang sama untuk dimutasi jabatannya lagi dalam jabatan administrasi maupun jabatan tinggi,” pungkas Hari.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...