
PASBAR, KABARSUMBAR – Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) memberikan bantuan alat pendeteksi dini banjir yang bernama Early Warning System (EWS) untuk Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sumatra Barat.
Hal tersebut dikarenakan Pasaman Barat merupakan salah satu kabupaten yang rawan banjir saat ini. Menurut Edy Murdani, terkadang bencana alam menjadi tolok ukur sebuah pembangunan.
“Bagaimana suatu daerah bisa kembali pulih dan bangkit setelah bencana terjadi. Kemampuan untuk memulihkan diri tentunya bukanlah pekerjaan sesaat. Perlunya kerjasama, koordinasi pengendalian dan juga perencanaan termasuk didalam pengawasan,” ujarnya.
Dikatakannya, bencana apapun menjadi tanggung jawab bersama, bukan saja pemerintah saja. Namun, semua elemen masyarakat.
“Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga swasta ataupun masyarakat serta lembaga terkait lainnya. Sebagai pemerintah tentu kita akan memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat terkait dengan bencana, baik sebelum bencana maupun saat pasca bencana,” ungkapnya.
Selain itu, katanya pentingnya melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, besar manfaatnya sebelum bencana terjadi.
“Kami sudah siap siaga untuk menghadapi dan mengurangi risiko bencana. Seperti pada 11 Oktober 2018, Pasbar berduka dengan terjadinya bencana banjir dan longsor dengan dampak bencana dengan kerugian materil non materil. Atas nama Pemerintah Daerah Pasbar kami ucapkan terima kasih yang tidak terhingga atas bantuan dan partisipasi pihak kementrian yang peduli akan bencana yang di alami daerah kami,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Jendral PDTU Aisyah MM Early Warning System (EWS) atau peringatan dini merupakan sebuah tatanan penyampaian informasi hasil prediksi terhadap sebuah ancaman kepada masyarakat sebelum terjadinya sebuah peristiwa yang dapat menimbulkan risiko.
Senada dengan Dirjen PDTU Aisyah, Staf Khusus Mentri Febby Datuk Bangso mengatakan EWS bertujuan untuk memberikan peringatan agar penerima informasi segera siap siaga dan bertindak sesuai kondisi, situasi dan waktu.
Setelah acara di kantor wali nagari rombongan kementrian tersebut langsung dijamu Bupati Pasbar Syahiran di rumah dinas untuk agenda bincang-bincang dan makan siang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Mentri Febby Datuk Bangso, Camat Pasaman Andre Afandi, wali nagari dan tokoh masyarakat setempat.
EWS tersebut diserahkan langsung Direktur Jendral PDTU Aisyah dan Staf Khusus Menteri Desa PDTT Febby Datuk Bangso. Kemudian diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan Edy Murdani dan Kepala BPBD Tri Waluyo, di kantor Kenagarian Aia Gadang Kecamatan Pasaman, Sabtu (15/12).
(Putri Caprita)





