Kepala BNPT Himbau Wartawan Hati-hati Soal Pemberitaan Radikalisme

Literasi Media 'Memilih Konten Berkualitas' bagi Wartawan Sumatera Barat yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (2/5/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Literasi Media 'Memilih Konten Berkualitas' bagi Wartawan Sumatera Barat yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (2/5/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Literasi Media 'Memilih Konten Berkualitas' bagi Wartawan Sumatera Barat yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (2/5/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Literasi Media ‘Memilih Konten Berkualitas’ bagi Wartawan Sumatera Barat yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (2/5/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra

Padang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengimbau industri media di Sumatera Barat untuk berhati-hati dalam menerbitkan pemberitaan mengenai radikalisme.

Karena, menurut Suhardi, jika keliru akan berdampak bagi pemahaman masyarakat.

“Untuk penyiaran dan pemberitaan terkait radikalisme, saya berharap kepada rekan media untuk hati-hati dalam memahaminya. Karena tayangan tersebut akan berdampak dendam dan kebencian oleh pihak keluarga tersangka dan masyarakat yang tidak memiliki pondasi dalam pemahaman tentang radikalisme yang menimbulkan benih-benih baru radikalisme” kata Suhardi Alius saat menjadi pembicara dalam Literasi Media ‘Memilih Siaran yang Berkualitas Untuk Masyarakat’ di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (2/5/2018).

Suhardi menambahkan, agar rekan media untuk memberikan penyiaran dan penerbitan yang berkualitas untuk menjaga ketentraman dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Ini untuk menjaga ketentraman dan kesatuan bangsa Indonesia,” harap Suhardi.

[Al Ikhlas Saputra]