Ledakan di SPH, 108 Pasien Rawat Inap Dievakuasi ke RS Lain

PadangGubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memastikan bahwa seluruh pasien rawat inap di Semen Padang Hospital (SPH) telah ditampung di sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang, pascaterjadinya ledakan yang diduga berasal dari prosedur instalasi air conditioner (AC) atau pendingin ruangan sentral di rumah sakit tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kita terima, ada total 108 pasien yang dirawat inap, di mana 58 pasien di antaranya telah dievakuasi dan ditampung oleh sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang. Sementara itu, 50 pasien lain sudah bisa pulang ke rumah masing-masing,” ujar Gubernur Mahyeldi saat meninjau kondisi pascakejadian ledakan di SPH, Selasa (30/01/2024) malam.

Ledakan terjadi sekitar pukul 15.53 WIB di lantai dua SPH. Berdasarkan keterangan dari Kapolresta Padang, Kombes Pol Ferry Harahap, ledakan diduga berasal dari instalasi AC sentral di lantai tujuh.

Ledakan itu kemudian berdampak kerusakan cukup berat di lantai rooftop dan lantai satu rumah sakit.

“Tidak ada kendala dalam proses evakuasi. Alhamdulillah, sudah ada komitmen kita bersama seluruh rumah sakit di Sumbar dalam penanganan pasien. Terlebih ini masuk dalam kondisi tertentu, sehingga seluruh rumah sakit langsung saling terkoneksi dan terkoordinasi. Begitu pun terkait pengurusan pindah rujukan pasien BPJS, itu sudah terkoordinasikan dengan baik semuanya,” ucap Gubernur Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi juga memastikan, bahwa proses evakuasi pasien rawat inap ke sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang berjalan lancar.

Proses evakuasi sudah tuntas sekitar pukul 18.00 WIB, dan didukung penuh oleh aparatur Kepolisian, TNI, BPBD Kota dan Provinsi, serta lembaga-lembaga terkait lainnya.

Meski demikian, Gubernur tetap menunggu informasi detail dari pihak kepolisian yang terus melakukan penyelidikan secara intensif atas kejadian ledakan di SPH tersebut.

Hasil dari penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi masukan bagi Pemprov Sumbar, agar seluruh rumah sakit di Sumbar terus meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, agar kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.