
PADANG, KABARSUMBAR-Pascapenyerangan yang dilakukan oleh sejumlah terduga teroris di Mapolda Riau pada Rabu 16 Mei 2018 pagi, membuat aparat kepolisian di Sumatera Barat (Sumbar), Jalan Sumatra, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar, langsung meningkatkan pengamanannya.
Namun, Selasa dini hari (29/5/2018), personel yang sedang berjaga gaduh, saat dua orang tidak dikenal mendatangi Mapolda Sumatera Barat (Sumbar) , kedua orang itu kemudian diamankan oleh polisi yang sedang dinas jaga lalu berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88.
Berdasarkan keterangan diperoleh Kabarsumbar, kedua orang itu merupakan bapak dan anak. Namun, keduanya dipulangkan setelah diperiksa, karena tidak terindikasi jaringan kelompok radikal.
Walau keduanya dilepaskan, polisi menyita senjata tajam, berupa satu sangkur, silet dan beberapa barang barang lainnya.
Kapolda Sumbar melalui Direskrimum Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago mengatakan, jika keduanya memang awalnya diamankan, setelah itu di pulangkan dan telah dinasehati. Namun, ia membantah keras terkait info adanya penyerangan.
“Itu tidak benar menyerang, kita amankan bapak dan anak itu karena memiliki senjata tajam saat diperiksa di penjagaan,” katanya.





