Misi Kemanusiaan, Wako Solok Melepas Secara Resmi Relawan WMI ke Sulawesi Barat

  • Bagikan

Solok Kota – Di Lobby Balaikota Solok, Wali Kota Solok Zul Elfian melepas secara resmi Relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) yang akan berangkat dalam misi kemanusiaan menuju Mamuju  Sulawesi Barat dan Banjir di Kalimantan Selatan, Rabu 27 Januari 2020.

Bencana gempa dengan magnitudo 6.2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene, masih menimbulkan rasa khawatir warga akan datangnya gempa susulan.

Ketua Umum WMI, Handriansyah mengungkapkan ini merupakan salah satu upaya dalam pemulihan psikologis bagi penyintas gempa, layanan dukungan psikososial dianggap penting pasca gempa ini.

“Relawan WMI Solok Raya kita utus sebanyak 5 Orang untuk memback up teman teman WMI yang sudah stand by sejak H+2 di Mamuju dan Majene Sulawesi Barat”, Ujarnya.

Lebih lanjut Hendriansyah memaparkan relawan WMI yang sudah berada di daerah bencana akan dibagi terdiri dari beberapa cluster seperti, droping bantuan logistik dan pendampingan pengungsi dan ada juga trauma healing khusus pada anak-anak dengan mengajak bermain dan belajar.

”kita juga fokuskan Huntara (Hunian Sementara), agar para pengungsi tidak boleh terlalu lama berada di tenda,” Tutup Hendriansyah.

Wako Solok Zul Elfian menyampaikan apresiasinya kepada WMI Solok Raya yang secara mandiri mengirimkan utusannya dalam misi kemanusiaan di Mamuju dan Majene.

”Alhamdulilah siang hari ini kita melepas secara resmi relawan WMI yang akan menjalankan misi kemanusiaan terhadap saudara kita yang mengalamami musibah gempa di Provinsi Sulawesi Barat,” Ujar Zul Elfian.

Ketua WMI Solok Raya Irwan Firdaus menyampaikan, misi kemanusiaan ini merupakan panggilan jiwa melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang mengahadapi bencana gempa di Sulawesi Barat.

“Bagaimanapun penderitaan saudara kita disana adalah penderitaan kita semua, semoga misi kemanusiaan ini bisa meringankan beban saudara kita di Mamuju dan menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” Pungkas Irwan.

 

 

  • Bagikan