Nasional

MUI Desak Pemerintah Evaluasi Keikutsertaan Indonesia Dalam Board Of Peace

643
×

MUI Desak Pemerintah Evaluasi Keikutsertaan Indonesia Dalam Board Of Peace

Sebarkan artikel ini
mui-dan-majelis-rasulullah-anggap-bop-tidak-efektif,-sarankan-indonesia-segera-keluar
MUI dan Majelis Rasulullah Anggap BoP Tidak Efektif, Sarankan Indonesia Segera Keluar

Jakarta – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis mendesak Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP).

BoP sendiri merupakan forum yang dibentuk oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Desakan ini disampaikan Cholil usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3).

“Saya kira soal BoP juga sama, kita minta ini tidak efektif ya keluar saja,” kata Cholil kepada wartawan.

Cholil menilai, keikutsertaan Indonesia dalam BoP tidak efektif.

Ia mendesak agar Indonesia lebih berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia melalui forum yang lebih representatif seperti PBB.

“Kemudian bagaimana bisa berperan Indonesia itu untuk masing-masing menghargai terhadap kedaulatannya masing-masing,” imbuhnya.

Menurutnya, perang yang terus berkecamuk di Timur Tengah hanya akan menimbulkan kerugian bagi semua pihak.

“Kemudian kita berharap juga ini bisa menciptakan perdamaian dengan memaksimalkan peran PBB, dan oleh karena itu karena semua akan rugi kalau ini perang terus berlangsung,” ujarnya.

Senada dengan Cholil, Ketua Dewan Pembina Majelis Rasulullah Pusat, Nabiel Al Musawa, juga menyampaikan pandangan serupa.

Nabiel bahkan secara tegas meminta Presiden Prabowo untuk meninjau ulang keikutsertaan Indonesia dalam BoP.

“Kalau menurut kami keberadaan BoP kurang efektif. Jadi mungkin presiden perlu meninjau ulang, kalau bisa mengundurkan diri lebih bagus,” tegas Nabiel.

Ia menambahkan, akan memberikan masukan kepada presiden jika diberikan kesempatan dalam pertemuan tersebut.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.