Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melakukan perombakan jajaran pejabat dengan melantik sejumlah Kepala Sekolah, Pejabat Administrator, Pengawas, serta pejabat fungsional pada Rabu (31/12/2025).
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan agar seluruh pejabat yang dilantik memahami program unggulan (Progul) kota serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
Pelantikan yang digelar di Gedung Bagindo Azis Chan Youth Center ini menandai penyesuaian terhadap Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 7 Tahun 2025.
Fadly Amran menjelaskan, Permendikdasmen 7/2025 mengatur masa jabatan kepala sekolah maksimal dua periode atau delapan tahun.
“Kita ada kepala sekolah yang sudah menjabat 12 tahun, meski di sekolah yang berbeda. Oleh karena itu, penyesuaian ini perlu dilakukan,” tegasnya.
Mutasi dan promosi, lanjut Fadly Amran, adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menginternalisasi Progul yang diemban.
“Bapak/Ibu Kepala Sekolah adalah garda terdepan dari Progul Padang Juara. Namun, jangan lupakan Progul Padang Amanah dan Padang Melayani yang harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam pengelolaan dana BOS,” pesannya.
Mengingat Kota Padang sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di Indonesia, Fadly Amran juga meminta para pejabat untuk mengaktifkan “mode tanggap darurat”.
“Meskipun tidak bertugas di perangkat daerah teknis kebencanaan, Bapak/Ibu juga harus memiliki kesigapan. Dalam situasi tanggap darurat, kita semua aparatur pemerintah adalah insan kebencanaan,” tambahnya.
Di akhir amanatnya, Wali Kota Padang menginstruksikan seluruh pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Laksanakan tugas dengan Pride, Dignity, integritas, dan dedikasi yang tinggi,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan dapat membawa angin segar dan peningkatan kinerja dalam pelayanan publik serta pendidikan di Kota Padang.
Pemko Padang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui rotasi dan promosi jabatan, dengan harapan terciptanya pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penyesuaian jabatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar berbagai perangkat daerah dalam mencapai visi dan misi Kota Padang.






