Pemerintah

Pertama dalam 20 Bulan, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 Sumbar

332
×

Pertama dalam 20 Bulan, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 Sumbar

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet
Foto: Internet

Padang – Untuk pertama kali Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan tidak ada penambahan kasus Covid-19 sepanjang Senin (15/11). Nihilnya kasus ini pertama kali sejak lebih dari 20 bulan saat pertama kali kasus Covid-19 terkonfirmasi di Sumbar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah mengatakan, hitungan itu dimulai dari pertama kali adanya kasus Covid-19 di Sumbar per tanggal 26 Maret 2020 lalu.

“Ini (nihil) kasus pertama kalinya setelah (lebih) dari 20 bulan, atau sejak pertama kali kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumbar,” kata Mahyeldi di Padang, Selasa (16/11).

Dia mengatakan, jika saat ini, kesembuhan dilaporkan kembali bertambah empat pasien, dan tidak meninggal dunia.

Menurutnya, tidak adanya tambahan kasus Covid-19 ini atas dorongan dan dukungan semua pihak, terkait percepatan vaksinasi Covid-19 melalui gerakan Sumbar Sadar Vaksin atau Sumdarsin.

“Kita terus dorong agar capaian vaksinasi (Covid-19) terus ditingkatkan, sehingga (dapat membentuk) Herd Immunity itu (tercapai),” jelas Mahyeldi.

Sementara itu, data terakhir Covid-19 di Sumbar hingga Senin (15/11) kemarin, ada 196 sampel yang diperiksa, diantaranya 89 sampel dari Kota Padang, 107 sampel dari Semen Padang Hospital (SPH). Dari keseluruhan sampel itu, tidak ditemukan adanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan untuk pasien Covid-19 setelah dua kali dikonversi negatif, bertambah sebanyak empat orang.

Kemudian dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar per Senin (15/11) hingga pukul 20.00 WIB, vaksinasi dosis pertama di Sumbar mencapai 2.066.578 orang atau 46,88 persen dari 4.408.509 sasaran vaksinasi Covid-19.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.