Daerah  

Pertamina Pastikan Tidak Terjadi Kelangkaan BBM di Sumbar

Foto : internet

Padang – Sales Area Manager Pertamina Sumatera Barat (Sumbar) I Made Wira Pramarta memastikan untuk tidak terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Sumbar, walaupun terjadi antrian di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) ang ada di Sumbar.

Sebanak 1.435 KL Pertalite, 1.110 KL Bio Solar, Solar 1.600 KL, 501 KL Pertamax, 63 KL Pertamax Turbo, 26 KL Dexlite, dan 4 KL Pertamina Dex pertamina mengirimkan untuk daerah Sumbar.

“Tidak langka, kita bebaskan pertalite, pertamax sebanyak-banyaknya.Data solar yang kita kirimkan ke Kota Padang tetap” ungkap Made pada Selasa, 9 Maret 2021.

Adanya 69 Pertamina Shop di sumbar ang tersebar dari 10 Kabupaten yang menjadi bukti tidak adanya kelangkaan BBM yang disebutkan Made.

Menurutnya, bertambahan pendataan dengan sistem digital yang dilakukan Pertamina membuat antrian kendaraan di SPBU untuk penyaluran bahan bakar minyak jenis tertentu (JBT).

Dengan selesainya program digitalisasi tersebut, maka BPH Migas bersama Pertamina dapat melakukan profiling konsumen secara rinci.

“Dicatat dulu nopolnya, mungkin prosesnya bertambah.Ada tambahan waktu jadi antrian agak panjang, kadang-kadang jaringan telkom ada masalah, itu yang bikin antri” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa BBM jenis solar yang di distribusikan ke SPBU memang sering habis karena banyaknya kendaraan besar yang diatas 100 Liter yang menggunakan BBM bersubsidi pada saat ini.

Ia menjelaskan, tetap dilakukan pencatatan terhadap truk-truk yang tidak seharusnya menggunakan BBM bersubsidi. Sehingga Pertamina dapat memeriksa dan menelusuri.

“Diatas 100 L harusnya itu tidak menggunakan solar subsidi.Tapi tetap kita catat, suatu saat ketika ada pemeriksaan nopol-nopol mana saja yang menggunakan solar subsidi, nanti akan bisa dicari” tegas Made.

Ia berharap, jika terjadi antrian kendaraan dan kelangkaan BBM di SPBU tersebut, masyarakat dapat melaporkan kepada pihak Pertamina dengan melampirkan gambar dan lokasi SPBU.

”Dimana lokasinya, nanti kita cek” tutup Made.