Petugas Posko PSBB Terlibat ‘CekCok’ dengan Ketua KPU Sumbar

Padang  – Seorang wanita yang berseragam BPBD terlibat adu mulut dengan Ketua KPU Sumbar Amnasmen di Posko PSBB Lubuk Paraku, Kota Padang.

Dalam video yang beredar berdurasi 2 menit 22 detik itu, terlihat Amnasmen yang awalnya koperatif dalam mengikuti arahan petugas, tiba-tiba dibentak oleh seorang petugas tersebut.

Bahkan, sebuah laman Facebook atas nama Rita Sumarni juga menyebarkan KTP Amnasmen tanpa seizin yang bersangkutan, termasuk beberapa video saat kejadian.

Hingga, postingan itu sendiri dihapus oleh akun tersebut.

Menanggapai hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Suwirpen Suib sangat menyayangkan sikap dari seorang petugas yang ada dalam video tersebut.

Menurutnya, tak elok seorang petugas berbicara cukup kasar, apalagi, melihat yang bersangkutan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan dari petugas.

“Kalau melihat video yang beredar, nampak arogansi petugas, padahal Ketua KPU nampak koperatif dan sangat tenang, padahal Walikota Padang pada 21 April 2020 lalu mengatakan tidak ada larangan warga non KTP Padang, masuk kota Padang,” kata Suwirpen.

Mengenai KTP yang disebarkan, Suwirpen juga menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, menurut Suwirpen, KTP tak boleh disebarluaskan, ditambah tak ada izin dari pemilik kartu identitas tersebut.

Ibarat sipontong dapat cincin, anak kecil diberi pisau, itu lah pepatah yang layak untuk petugas penjaga perbatasan covid-19, Kota Padang itu, dan disebar melalui Facebook Rita Sumarni, yang juga bertugas di BPBD Padang, terhadap ketua KPU Sumbar Amnasmen,” tegas Suwirpen.

Tanggapan Ketua KPU Sumbar

Screenshot laman Facebook a.n Rita Sumarni yang menyebarluaskan KTP milik Ketua KPU Sumbar Amnasmen. Foto : Istimewa

Sementara itu, Ketua KPU Sumatera Barat Amnasmen menyebut, akan membicarakan persoalan ini dengan para rekan, termasuk dengan penasehat hukumnya.

“Kita akan bicarakan pada teman-teman, jika perlu besok kita akan lapor ke Polisi, karena tanpa seizin saya sudah menshare KTP atau identitas pribadi saya, dengan tambahan kata-kata yang tidak sebenarnya, semua orang bisa melihat video tersebut, tidak sedikitpun saya melawan, malah saya yang dilecehkan petugas,” kata Amnasmen.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...