PJ Gubernur Sumbar Minta Semua Pihak Percepat Pembangunan Tol

  • Bagikan
Foto : internet

Padang – Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru selama dua tahun, pejabat Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Dr.Hamdani meminta semua pihak berperan aktif mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.

Menurutnya, keberadaan jalan tol tersebut akan membawa efek positif pada pertumbuhan ekonomi di Sumbar.

“Saya sangat antusias dengan pembangunan jalan tol ini, bahkan di hari kedua saya menjabat sebagai Penjabat Gubernur saya langsung menemui Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Hermanto dan berkoordinasi terkait persoalan proyek strategis nasional ini,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia telah berkomunikasi dengan pihak terkait seperti Forkominda Sumbar dan Pemkab Padang Pariaman agar proyek nasional yang diresmikan Presiden Joko Widodo 9 Februari 2018 tersebut dapat segera dituntaskan.

“Kepada saya, Kapolda bahkan menjelaskan bahwa pihak aparat sudah mengambil langkah persuasif dan tegas dengan menindak pihak pihak yang terindikasi menjadi penghalang pembagunan,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Jumat, 19 Februari 2021 silam, ia menggelar pertemuan tertutup dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Hermanto, yang menyampaikan beberapa hal terkait pembangunan jalan tol tersebut.

“Tentu ini program nasional yang harus sama sama kita sukseskan Pak Gubernur, kami dari aparat penegak hukum sudah melakukan langkah persuasif namun tegas agar program ini dapat berjalan baik dan sukses,” jelas Kapolda.

Pelaksana Harian Bupati Padang Pariaman Jonpriadi, menjelaskan masyarakat Padang Pariaman sangat antusias dengan pelaksanaan jalan tol tersebut yang sebelumnya ada hambatan pembangunan jalan tol tersebut dari keluhan masyarakat.

Pada persoalan tersebut, yang utama adalah besaran ganti rugi tanah dan persoalan dokumen tanah yang sedianya akan dilalui proyek jalan tol tersebut.

Ditempat yang sama, Kakanwil Badan Pertahanan Nasional dan Agraria Tata Ruang Propinsi Sumbar menjelaskan, bahwa persoalan dokumen tanah yang selama ini kerap menjadi masalah sudah dapat diselesaikan satu per satu, yang kemungkinan sudah dapat diselesaikan sebelum lebaran 2021 ini.

Pj Gubernur Sumbar sendiri menambahkan, pihaknya sudah dapat menginventarisasi persoalan dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sehingga proses pembangunan jalan tol terhalang dan terhambat.

“Dengan adanya pertemuan saat ini, maka semakin jelas arah pelaksanaan jalan tol ini. Sekali lagi saya juga berharap, pihak HK juga sudah dapat merespon dengan baik dan cepat atas apa yang kita bicarakan saat ini,” ujar Hamdani.

  • Bagikan