PKH Kota Pariaman Adakan Peningkatan Kemampuan Keluarga

Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman mengadakan Familiy Development Session atau P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), Rabu (19/4/2018).
Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman mengadakan Familiy Development Session atau P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), Rabu (19/4/2018). Foto : Rizki Pratama
Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman mengadakan Familiy Development Session atau P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), Rabu (19/4/2018).
Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman mengadakan Familiy Development Session atau P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), Rabu (19/4/2018). Foto : Rizki Pratama

Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman mengadakan FDS (Familiy Development Session) atau lebih dikenal dengan P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), Rabu (19/4/2018).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat walaupun panas terik ditengah hari tidak membuat semangat KPM (Keluarga Penerima Manfaat) surut untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan belajar terstruktur dalam PKH yang modulnya langsung dari kemensos RI melalui ditjen linjamsos untuk menambah wawasan, pemgetahuan dan mengubah pola pikir (mindset) Keluarga Penerima Manfaat untuk kemudian lebih mandiri dan lebih berperilaku sesuai norma dan fungsi sosialnya.

“Kegiatan P2K2 termasuk formula baru dalam Program Keluarga Harapan yang melibatkan semua sisi pada program unggulan Kemensos RI. Kegiatan ini berisi diskusi dan ajang silaturahmi antara KPM degan pendamping dan pelaksananya,” kata salah satu pendamping PKM Kecamatan Pariaman Utara, Deswita.

Deswita menambahkan, kegiatan P2K2 diadakan gabungan dari tiga kelompok KPM. KPM lama dan KPM baru yg didampingi oleh Deswita dan Rizki Pratama dan juga dihadiri oleh pendamping dari Kecamatan Timur, Tengah dan Selatan serta diawasi oleh Superfisor Firgianty dan Kordinator Kota Ruhul Fitrios Yasran bertempat di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara.

Modul yang akan diberikan kepada KPM, berdasarkan asesmen dari pendamping terhadap kelompok KPM, lalu dilakukan pemetaan sesuai kebutuhan kelompok KPM.

“Modul dengan sesi ‘Membantu Anak Sukses di Sekolah’ merupakan pilihan yang tepat untuk dibawakan oleh pendamping Kecamatan Pariaman Utara dalam konteks sesuai dengan kebutuhan KPM nya berdasarkan asesmen kami,” tegas Deswita.

Sementara itu Pekerja Sosial Supervisor Firgianty menambahkan Ice Breaking selama kegiatan berlangsung, agar suasana P2K2 lebih berwarna dan ceria serta bergembira.

“Sering-sering memberi ice breaking ketika proses pembelajaran itu bagus, karna ketika sel otak dalam kondisi fresh dan hati senang maka katup serapan pengingat di otak akan terbuka lebar dan siap utk belajar, namun sebaliknya jika kondisi sel otak tidak sedang fresh dan hati tidak sedang bergembira maka katup sel serapan otak akan tertutup alhasil belajarnya tidak optimal,” kata Firgianty.

Sementara itu, Koordinator PKH Kota Pariaman Ruhul Fitrios Yasran dalam kesempatan itu juga menyampaikan agar KPM yang hadir bisa mendata apabila ada yang putus sekolah atau tidak pernah bersekolah. “Karena akan dibantu untuk menindaklanjutinya sampai bisa bersekolah, karena tidak ada alasan lagi kemiskinan menjadi penghalang untuk menjadi bintang,” jelas Yasran.

[Rizki Pratama]